BATAM (gokepri.com) – Ketua Baznas RI Noor Achmad mengingatkan para mustahik yang menerima bantuan dari Baznas agar tidak disalahgunakan. Apalagi untuk praktik judi online.
“Ini penting, artinya jangan sampai apa yang diberikan oleh Baznas ini disalahgunakan. Karena sekarang banyak godaan masyarakat terutama untuk kegiatan yang menyimpang dari syariat Islam,” ujarnya usai menghadiri acara penyaluran Bantuan UMKM Batam, Senin 29 Juli 2024.
Ia mengatakan dengan upaya yang telah dilakukan Baznas dengan menyalurkan bantuan kepada mustahik diharapkan dapat memberikan kesejahteraan bagi penerima.
Baca Juga: Baznas Kepri Hapus Beasiswa Pelajar SMA, untuk Mahasiswa Masih Lanjut
“Dan saya yakin Batam itu akan terbebas dari perjudian, harapan saya begitu. Sehingga dengan apa yang dilakukan oleh Baznas ini justru masyarakat jangan berharap kesejahteraan dengan judi,” ujar dia.
Kota Batam merupakan salah satu wilayah yang menjadi atensi Baznas RI, karena memiliki pontensi realisasi zakat dan prestasi yang cukup baik setiap tahunnya.
Sebelumnya, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mengungkapkan realisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) pada 2023 mencapai Rp33 triliun, atau lebih besar dari target Rp31 triliun.
“Tahun lalu, secara nasional penghimpunan ZIS ditetapkan Rp31 triliun dan alhamdulillah tahun 2023 realisasi mencapai Rp33 triliun,” kata Ketua Baznas RI Noor Achmad melalui keterangan di Jakarta, Sabtu 27 Juli 2024.
Noor menyatakan, capaian tersebut merupakan sebuah peningkatan, realisasi dana ZIS setiap tahunnya meningkat sekitar 30 persen.
“Dari apa yang kami kumpulkan melalui pengelolaan zakat di Baznas mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Tiap tahun meningkat rata-rata 30 persen,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti









