Batam (gokepri.com) – Sebanyak 17 produk UMKM khas Batam ikut pameran dagang atau expo di Singapura. Hal itu menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk membawa UMKM tembus kawasan ASEAN.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam Hendri Arulan mengatakan beberapa waktu lalu pihaknya baru saja melepas secara simbolis sejumlah produk usaha yang akan mengikuti expo di Singapura.
“Ini merupakan awal yang baik bagi pelaku usaha, dan pastinya akan kami manfaatkan sebaik mungkin agar produk UMKM Batam semakin dikenal,” kata Hendri, Minggu 9 Juli 2023.
Baca Juga: 39.167 UMKM Batam Terima Bantuan Rp2,4 Juta
Ia mengatakan pihaknya telah melakukan sejumlah upaya untuk mendukung pelaku UMKM agar dapat menembus pasar dagang ASEAN.
Mulai dari melakukan pembinaan bagi pelaku usaha terkait strategi kewirausahaan, branding, promosi produk UMKM hingga menghadirkan kemasan produk yang menarik pembeli.
“Termasuk teknis penyiapan kemasannya ini bagian dari hal yang perlu disiapkan,” kata Hendri.
Pembinaan usaha ini tidak hanya diberikan kepada pelaku UMKM yang telah lama menjalani usahanya, tetapi juga kepada pelaku UMKM pemula.
Pihaknya secara rutin melakukan pelatihan diklat melalui Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) yang merupakan wadah bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing dalam berusaha.
UMKM di Batam yang menjadi binaan Dinas Koperasi dan UMKM cukup banyak, terdiri dari sejumlah kategori di antaranya kuliner, kerajinan tangan hingga pakaian.
Kepala PLUT Kota Batam Arfie Eranov mengatakan PLUT juga akan menggelar expo bersama antara Dinas UMKM dengan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) dan Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia (ANGKASA).
“Akan diikuti sekitar 16 UMKM,” ujarnya.
PLUT juga menargetkan layanan pembuatan nomor induk berusaha (NIB), sertifikasi halal, serta sertifikat Izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) sebanyak 1.650 UMKM sepanjang tahun 2023.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: Antara









