KARIMUN (gokepri.com) – Bazar Pangan Murah yang digelar pemerintah daerah di areal Pasar Puan Maimun pada Rabu, 3 Desember 2025 dinilai memberatkan pedagang yang berjualan di dalam pasar tradisional tersebut.
Para pedagang menilai keberadaan Bazar Pangan Murah itu telah melumpuhkan aktivitas jual mereka, karena lokasi bazar persis berada di areal pasar.
“Kami tak habis fikir dengan kebijakan pemerintah ini, masa bikin bazar murah di dekat pasar,” ujar salah seorang pedagang Pasar Puan Maimun, Kamis, 4 Desember 2025.
Pedagang yang enggan menyebutkan namanya itu menyebut, sejak beberapa waktu belakangan ini aktivitas pengunjung di Pasar Puan Maimun sudah sepi.
“Sudah lah pasar sepi, ditambah lagi dengan adanya bazar murah ini makin sepi lah pengunjung. Tentu saja masyarakat berbelanja di bazar itu,” ungkapnya.
Kepada pemerintah, dirinya meminta agar kebijakan serupa jangan terulang lagi di kemudian hari.
“Kalaupun mau buat bazar murah, janganlah di areal pasar. Kan masih ada lokasi lain seperti di Coastal Area atau tempat lainnya. Biar kita bisa saling berbagi rezeki,” katanya.
Diketahui, Pemkab Karimun menggelar Bazar Pangan Murah di areal sekitar Pasar Puan Maimun Tanjungbalai Karimun, Rabu 3 Desember 2025.
Bupati Karimun Iskandarsyah didampingi Dandim 0317/TBK, Kepala Bea Cukai Karimun dan dua orang kepala dinas di Pemkab Karimun mendatangi bazar tersebut.
“Bazar ini dilakukan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan sembako dengan harga murah dan juga menekan terjadinya inflasi,” ujar Bupati Iskandarsyah.
Penulis: Ilfitra







