Bantuan Perikanan Rp6,78 Miliar Mengalir ke Nelayan Pesisir Batam

Nelayan batam
Wali Kota Batam Amsakar Achmad sedang menyerahkan bantuan sarana alat tangkap kepada nelayan di Tanjung Riau Batam, Kepri, Kamis (20/11/2025). (ANTARA/Amandine Nadja)

BATAM (gokepri) – Pemerintah Kota Batam menyalurkan bantuan alat tangkap senilai Rp6,78 miliar untuk 45 kelompok nelayan pesisir. Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan produksi perikanan sekaligus menekan biaya operasional nelayan kecil.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan bantuan tersebut diberikan berdasarkan kebutuhan lapangan. Ia menekankan dukungan ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada nelayan agar mereka dapat tumbuh lebih mandiri. “Bantuan ini menjadi bukti bahwa pemerintah selalu memberi atensi bagaimana agar nelayan Batam bisa tumbuh. Kami ingin mereka mendapat bantuan yang benar-benar sesuai kebutuhan,” ujarnya, Kamis di Batam.

Amsakar menambahkan pemberdayaan masyarakat tetap menjadi arah kebijakan pemerintah. Infrastruktur tetap dibangun, tetapi proyek pemberdayaan seperti bantuan alat tangkap diprioritaskan agar dampaknya langsung terasa bagi ekonomi warga pesisir.

Kepala Dinas Perikanan Batam, Yudi Admajianto, menjelaskan anggaran Rp6,78 miliar itu berasal dari dua sumber: Rencana Kerja Dinas dan Pokok Pikiran DPRD Batam. Melalui Rencana Kerja Dinas, pemerintah menyalurkan 51 unit mesin tempel 15 PK, 25 unit boat slodang 17 kaki, 190 lembar jaring karang tiga lapis, 1.303 unit bento, 64 roll kawat bubu, 40 jaring tenggiri, dan 150 kilogram jaring ramban. Nilai total bantuan dari pos ini mencapai Rp2,59 miliar.

Sementara itu, bantuan melalui Pokir DPRD mencakup 5 unit mesin tempel 40 PK, 63 unit mesin tempel 15 PK, 117 jaring bawal, 185 jaring apollo, 233 gulung kawat bubu, 50 jaring tenggiri, 50 jaring lobster, serta tambahan boat pancung dan boat slodang. Nilai bantuannya mencapai Rp4,18 miliar. Menurut Yudi, seluruh sarana tersebut disusun berdasarkan kebutuhan nelayan kecil yang membutuhkan alat tangkap lebih efisien untuk bersaing dengan kondisi laut yang makin dinamis.

Yudi berharap bantuan ini dapat meningkatkan hasil tangkap nelayan dan menurunkan biaya operasional. “Kami ingin nelayan Batam semakin produktif dan sejahtera. Pemerintah hadir melalui program yang tepat sasaran,” katanya. ANTARA

Baca Juga: Potensi Menjanjikan Pulau Belakang Padang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait