ALFI Usul Batam Garap Direct Call ke Korea Selatan

direct call batam korea selatan
Diskusi akhir tahun DPC ALFI Batam di Harborbay, Batam, 5 Desember 2024. GOKEPRI/Engesti Fedro

BATAM (gokepri) – DPC Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Batam mendorong kota ini menggarap jalur pengiriman langsung kargo atau direct call  ke Korea Selatan. Pelayaran langsung ini bisa berdampak positif untuk meningkatkan efisiensi, menekan biaya logistik hingga membuka peluang ekspor.

Yasser Hadeka Daniel, Ketua DPC ALFI Batam, mengungkapkan hal tersebut dalam diskusi akhir tahun yang melibatkan pengusaha, asosiasi, Bea dan Cukai, dan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) di Harbourbay, Batam, pada 5 Desember 2024.

“Batam memiliki potensi besar untuk menjadi hub logistik internasional, namun ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, terutama infrastruktur pelabuhan. Contohnya, pengiriman ke Korea (Selatan) yang masih melalui Cengkareng. Pengiriman langsung akan lebih efisien dan membuka jalur ekspor yang lebih luas,” kata Yasser.

HBRL

Menurutnya, penerbangan langsung dari Batam ke Korea akan mempercepat distribusi barang dan mengurangi biaya logistik. Batam saat ini sudah memiliki jalur direct call ke China, yang memberikan dampak positif, meski data volume pengiriman masih perlu diverifikasi lebih lanjut.

Baca: INSA Sambut Positif Jalur Direct Call Batam-China

Yasser menambahkan Batam bisa memperluas jaringan ekspornya ke pasar-pasar potensial lainnya, seperti Afrika, Eropa Timur, dan Amerika Selatan. “Kami berharap regulasi yang ada dapat mendukung pertumbuhan sektor logistik dan membuka lebih banyak peluang bagi pengusaha lokal,” tambahnya.

Namun, Yasser juga menyoroti infrastruktur pelabuhan Batam belum sepenuhnya mendukung ambisinya menjadi hub logistik internasional. Keterbatasan fasilitas crane dan area kontainer menjadi masalah utama. “Perbaikan terus dilakukan, termasuk menyiapkan area penumpukan kontainer yang lebih baik di Batu Ampar. Insya Allah, minggu depan fasilitas baru untuk kontainer domestik LCL (Less than Container Load) akan siap digunakan,” ujar Yasser.

Baca: DIRECT CALL BATAM-CHINA: Langkah Maju Batu Ampar di Era Rudi

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi yang berkelanjutan antara pengusaha, asosiasi, dan pemerintah untuk menciptakan regulasi yang mendukung kelancaran operasional logistik dan meningkatkan kapasitas Batam sebagai hub logistik.

Teguh, Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan Bea Cukai Batam, menyatakan regulasi terkait potensi pendapatan dari kargo saat ini sedang disiapkan. “Kami sedang membahas regulasi ini. Meskipun tugas kami lebih kepada pengawasan, begitu peraturan selesai, kami yakin potensi pendapatan kargo dapat terealisasi,” kata Teguh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait