BATAM (gokepri.com) – Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Andi Agung, mengumpulkan sejumlah tenaga pendidik, termasuk guru dan kepala sekolah tingkat SD hingga SMP Negeri di Batam, dalam sebuah pertemuan khusus.
Pertemuan itu berlangsung di Kantor Wali Kota, Selasa1 Oktober 2024. Dalam pertemuan itu, Andi meminta para kepala sekolah dan guru-guru menjaga netralitas jelang pilkada tahun 2024.
Menurut dia, kepala sekolah memiliki peran penting sebagai bagian dari penyelenggara di daerahnya masing-masing, terutama dalam mendorong partisipasi pemilih.
Baca Juga: Dilantik Gubernur, Penjabat Sementara di Kepri Harus Pastikan Netralitas ASN
“Kepala sekolah juga merupakan bagian dari penyelenggara Pilkada di daerahnya masing-masing. Kami berharap, minimal mereka bisa mengajak masyarakat untuk hadir di TPS. Tapi, yang paling penting adalah menjaga netralitas. Jangan sampai mereka terlibat dalam kampanye,” kata Andi.
Selain memberikan perhatian pada sektor pendidikan, ia berencana turun langsung ke pasar-pasar untuk memantau kondisi harga sembako, sejalan dengan tugasnya untuk memastikan kestabilan harga selama masa kampanye.
Selama dua bulan masa kampanye Pilkada ini, Andi berharap tenaga pendidik di Batam dapat menjalankan peran mereka dengan bijak, menjaga netralitas, serta membantu menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat.
Tak lupa juga ia sampaikan untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Semua bakal jadi sorotan, apabila ada ASN yang disinyalir masuk dalam kampanye ke salah satu paslon.
“Kembali saya tekankan, bahwa menjaga netralitas itu sangat penting selama masa kampanye ini hingga proses pemilihan nanti,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









