ANAMBAS (gokepri) – KOMPAK mengirimkan dua anggotanya untuk mengikuti pelatihan diving dan snorkeling yang diselenggarakan oleh LKKPN Pekanbaru guna meningkatkan kemampuan dan mendapatkan lisensi resmi. Pelatihan ini bertujuan memastikan anggota KOMPAK memiliki keterampilan yang diakui secara legal dalam kegiatan konservasi bawah air.
Pelatihan Bimbingan Teknis (Bimtek) diving dan snorkeling berlangsung pada Jumat 13 September 2024. Ketua Komunitas Konservasi Mangrove Alam dan Karang (KOMPAK), Syahrul Hidayat, menjelaskan upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas anggota, terutama karena KOMPAK juga bergerak di bidang konservasi karang. Menurutnya, kemampuan dasar di perairan sangat penting bagi para anggota yang terlibat dalam aktivitas diving dan snorkeling.
“Alhamdulillah, tahun ini kami sudah mengikutsertakan anggota untuk terus meningkatkan kemampuan mereka sesuai dengan tujuan Komunitas KOMPAK,” ujarnya.
Syahrul menambahkan Bimtek ini juga merupakan program binaan dari LKKPN Pekanbaru, yang membina kelompok konservasi di Kabupaten Kepulauan Anambas.
“Pelatihan ini diselenggarakan oleh LKKPN Pekanbaru, karena kami berada di bawah binaan mereka,” jelas Syahrul.
Baca: Empat Desa di Anambas Ikuti Bimtek Konservasi, Siapkan Pemandu Wisata Bersertifikasi
Meskipun anggota KOMPAK sudah terbiasa dengan aktivitas di bawah air, Syahrul menegaskan setiap anggota harus memiliki lisensi yang diakui secara resmi, sehingga mereka dapat melakukan kegiatan dengan standar yang diakui.
“Lisensi itu penting, terutama untuk diving dan snorkeling. Anggota harus memiliki izin resmi. Itulah alasan kami mengirim mereka, agar kita tahu bahwa rekan-rekan kami telah diuji dan dinyatakan layak oleh lembaga yang legal,” ungkap Ketua KOMPAK.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









