Karimun (gokepri.com) – Sebanyak 30 orang mengikuti pelatihan juru ikat (Rigger) yang berlangsung di Hotel Alishan Tanjungbalai Karimun.
Kegiatan yang dilaksanakan selama lima hari itu dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Karimun, Muhammad Firmansyah.
Awalnya, sebanyak 519 orang mengikuti pendaftaran. Namun, setelah melewati serangkaian proses seleksi, hanya tersisa 30 peserta saja.
“Pelatihan juru ikat ini untuk memenuhi kebutuhan perusahaan yang ada di Karimun,” ujar Sekda Firmansyah.
Kata Firman, pelatihan tersebut merupakan implementasi pelaksanaan kebijakan yang telah diprogramkan Bupati Karimun, Aunur Rafiq.
Firman berharap, para peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik sehingga memiliki kemampuan dan skill.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Karimun Ruffindy Alamsjah menambahkan, pelatihan pertama yang dilaksanakan di tahun 2024 tersebut diikuti sebanyak 30 calon tenaga kerja atau peserta.
“Pelatihan yang kami laksanakan ini berdasarkan kebutuhan pasar kerja,” ungkapnya.
Dikatakan, pada akhir tahun 2023 pihaknya mengundang perusahaan meminta skill apa saja yang dibutuhkan.
“Ke depan akan dilaksanakan pelatihan-pelatihan lagi,” kata Ruffindy.
Menurut dia, sudah ada perusahaan yang berkomitmen untuk merekrut puluhan calon tenaga kerja tersebut.
Dia berharap seluruh peserta bisa lulus pelatihan karena sertifikatnya dikeluarkan oleh Kemenaker dan BNSP.
“Semakin banyak calon tenaga kerja yang mengikuti pelatihan, lebih banyak juga yang ikut berpartisipasi di dunia kerja, katanya.
Penulis: Ilfitra









