Sudah Ada SPBE, Bupati Karimun Terkejut Gas Langka, Ternyata Ini Sebabnya

Warga Karimun mengatre gas elpiji subsidi 3 kilogram. (Ilfitra/gokepri.com)

Karimun (gokepri.com) – Bupati Karimun Aunur Rafiq terkejut ketika mengetahui gas elpiji subsidi 3 kilogram masih langka dan masyarakatnya tetap antre untuk mendapatkan gas tersebut.

“Saya pun heran, kok masih ada kelangkaan gas. Padahal, saya sudah pantau dan monitor di (Dinas) Perdagangan kabidnya dan saya akan cek lagi,” ujar Aunur Rafiq usai deklarasi dirinya sebagai calon wakil gubernur Kepri di Coastal Area, Sabtu, 15 Juni 2024.

Rafiq mengetahui terjadinya kelangkaan gas elpiji 3 kilogram setelah melihat media sosial. Dalam tayangan di salah satu akun medsos, dia terkejut melihat masyarakatnya masih mengantre untuk mendapatkan gas.

“Saya lihat di medsos, kok masih ada yang antre. Ada apa sebenarnya, karena pengangkutan sudah lancar, untuk pangkalan-pangkalan juga sudah ada, distributor juga sudah ada. Kenapa?” ungkapnya.

Aunur Rafiq menyebut, pihaknya sudah membangun Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) dan bahkan beroperasi usai diresmikan pada 6 Juni 2024 lalu.

“Kita sudah bangun SPBE dan sudah bisa mulai operasi sejak launching, sejak groundbreaking itu sudah bisa berfungsi. Izin-izinnya sudah ada, listrik sudah masuk. Nanti kita lihat kesalahannya di mana,” tanya Rafiq.

Aunur Rafiq mengakui pada saat terjadinya kelangkaan gas elpiji di Karimun, dia belum berkoordinasi dengan Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi, UMKM dan ESDM Karimun, Basori.

“Hari ini saya akan koordinasi dengan Kepala Dinas Perdagangan. Saya baru pulang ke Karimun jadi saya tidak tahu kondisi yang terjadi saat ini,” katanya lagi.

Aunur Rafiq sejatinya belum mengetahui kalau saat ini SPBE yang berada di Sememal belum beroperasi. Untuk suplai gas elpiji 3 kilogram masih didatangkan dari Tanjung Uban.

Namun, ketika diinformasikan kalau suplai gas elpiji 3 kilogram masih dari Tanjung Uban, baru dia mengerti terjadinya kelangkaan gas 3 kilogram tersebut.

“Sudah (bisa dipastikan) usai launching (SPBE) langsung operasi. Kalau memang masih dari Uban, maka nanti akan saya cek kembali,” tegasnya.

Penulis: Ilfitra

Pos terkait