Kiper Singapura Jadi Pahlawan, Warung Nasi Padang Hassan Sunny Dipenuhi Fans China

Hassan Sunny Kiper Singapura
Antrean panjang di warung nasi Padang milik kiper timnas Singapura Hassan Sunny di Tampineas, 12 Juni. Foto: Berita Harian

SINGAPURA (gokepri) – Hassan Sunny, kiper tim nasional Singapura, mendadak menjadi pahlawan bagi penggemar sepak bola China. Hal ini terjadi setelah ia tampil gemilang dengan mencatat 11 penyelamatan meski Singapura kalah 3-1 dari Thailand dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia pada 11 Juni.

Kekalahan tersebut sebenarnya tak mengubah nasib Thailand. Mereka membutuhkan kemenangan dengan margin tiga gol untuk bisa menggeser China (peringkat kedua) dan lolos ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Baca:

HBRL

Namun, berkat aksi heroik Hassan dan gol Ikhsan Fandi, China-lah yang justru lolos. Pasalnya, China yang sebelumnya kalah 0-1 dari Korea Selatan yang sudah dipastikan lolos, unggul dalam catatan rekor pertemuan langsung melawan Thailand.

Penampilan impresif Hassan pun sontak melambungkan namanya di kalangan penggemar sepak bola China. Bahkan, beberapa media China mempublikasikan detail warung makanan Muslim milik Hassan yang berada di Tampines, Singapura.

Alhasil, warung yang berlokasi di sebuah kedai kopi di Block 144 Tampines Street 12, seketika menjadi pusat perhatian para fans China pada 12 Juni. Foto-foto netizen menunjukkan antrean panjang pembeli yang ingin mencicipi hidangan khas Melayu seperti nasi Padang dan nasi lemak.

Beberapa di antara mereka bahkan berfoto selfie dengan papan nama hijau warung tersebut.

Jing Tao, turis asal China yang sedang berlibur di Singapura, adalah salah satu yang ikut mengantre. Pria berusia 42 tahun ini sengaja mengunjungi warung tersebut sebagai bentuk terima kasih kepada Hassan, setelah mengetahui alamatnya dari pemberitaan media.

Meski Jing mengaku bukan penggemar nasi lemak, ia tak ragu memesan sepiring untuk dirinya sendiri. “Nasi lemak ini memiliki banyak arti,” ujarnya. “Sama seperti penampilan Hassan yang juga memiliki arti penting.”

Senada dengan Jing Tao, William Lin (37 tahun) juga datang sebagai bentuk apresiasi atas penampilan Hassan. Ia bahkan membeli dua bungkus nasi lemak untuk dirinya dan putrinya karena “sudah tidak ada tempat duduk tersisa”.

“Penampilan Hassan di pertandingan sangat luar biasa,” ungkapnya. “Saya melihat dia memiliki warung nasi padang, jadi saya memutuskan untuk mencobanya. Saya sangat, sangat berterima kasih kepada tim Singapura.”

Keith Ong, warga Singapura yang sering mengunjungi kedai kopi tersebut, mengatakan hanya warung Hassan yang dipenuhi begitu banyak pelanggan saat ia berkunjung.

“Biasanya antrean di warung itu kurang dari 20 orang. Hari ini sangat berbeda, penuh sesak,” kata pria berusia 39 tahun itu, yang juga melihat antrean mencapai lebih dari 50 orang saat ia meninggalkan kedai kopi pada siang hari.

“Anda bisa tahu bahwa semua orang datang untuk Hassan, mereka terlihat seperti orang China dan menggunakan Douyin,” tambahnya, merujuk pada platform berbagi video China yang setara dengan TikTok.

Para fans China lainnya juga membanjiri platform media sosial Weibo untuk mengucapkan terima kasih kepada Hassan. Salah satu dari mereka menyebut kiper 40 tahun itu “seperti dewa”.

“Pak Hassan, beri tahu saya jika Anda nanti berada di China,” tulis netizen lainnya.

Selain Hassan, para fans China juga mengucapkan terima kasih kepada Ikhsan, yang mencetak gol melalui tendangan keras dari jarak jauh, dengan memposting di halaman Instagram miliknya.

“Anda > Son Heung-min, terbaik di Asia,” tulis salah satu pengguna Instagram, menyebut kapten tim nasional Korea Selatan.

Namun, seorang pengguna Weibo lainnya justru mengeluhkan keadaan sepak bola China. “Harapan apa yang ada jika kita harus mengandalkan tim lain untuk mencapai babak selanjutnya kualifikasi?” keluhnya. THE STRAITS TIMES

Cek Berita dan Artikel yang lain diĀ Google News

Pos terkait