Pelabuhan Roro Punggur Dipadati Arus Balik Pemudik

Tiket gratis uban batam
Antrean mobil di Pelabuhan Bilang Linggi, Tanjung Uban, Sabtu 13 April 2024. Foto: gokepri/Engesti Fedro

Batam (gokepri) – Pelabuhan Roro Telaga Punggur Batam dipadati pemudik yang ingin kembali ke Batam dari Pulau Bintan pada Sabtu (13/4/2024). Bertepatan dengan akhir pekan, arus balik Lebaran di pelabuhan ini terpantau ramai.

Berdasarkan data PT ASDP Indonesia Ferry Batam, jumlah penumpang yang datang ke Pelabuhan Roro Telaga Punggur didominasi oleh kendaraan pribadi.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, GM ASDP Batam, Nana Sutisna, mengatakan pihaknya telah menyiagakan kapal cadangan, KMP Senangin. “Kami menyediakan kapal tambahan,” kata Nana.

HBRL

Baca Juga:

Ia menambahkan jika terjadi lonjakan penumpang yang lebih besar, otoritas pelabuhan akan mengerahkan kapal Kuala Tungkal dan Sei Selari Pakning.

Jam operasional pelabuhan Roro Telaga Punggur juga diperpanjang hingga pukul 23.00 WIB untuk melayani arus balik yang tinggi.

Berbeda dengan rute Batam-Tanjung Uban, arus balik di rute Batam-Kuala Tungkal Jambi masih terbilang stabil. Kapal-kapal di rute ini masih sepi penumpang. Hal yang sama juga terjadi pada pelayaran kapal Batam-Sei Selari Pakning. Jumlah penumpang di rute ini masih landai. Sementara itu, untuk rute Batam-Dabo Singkep, kapal ditiadakan hingga sepekan mendatang.

Nana Sutisna menegaskan kesiapan ASDP Batam untuk menyambut arus balik Lebaran tahun ini. Persiapan yang dilakukan meliputi penempatan personel di pelabuhan untuk memastikan keamanan dan ketertiban, serta melakukan pengecekan rutin di area pemberangkatan, counter, dan fasilitas ruang tunggu. “Kapal selalu ramp check terus agar aman,” kata Nana.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kepulauan Riau Dini Kusuma Hati memprediksi puncak arus balik Lebaran akan terjadi pada 14-15 April 2024.

“Kami bersama ASDP juga sudah bersiap. Baik dari pelayanan dan penambahan kapal. Kami juga menyediakan buffer zone di tiap pelabuhan agar tidak terjadi penumpukan di pelabuhan,” kata Dini.

Cek Berita dan Artikel yang lain diĀ Google News

Penulis: Engesti Fedro

Pos terkait