Ternyata Selama 25 Tahun Curah Hujan di Bulan Maret Sedikit di Karimun

Suhu udara panas di Karimun menyebabkan mudahnya terjadi kebakaran lahan. (Ilfitra/gokepri.com)

Karimun (gokepri.com) – Beberapa hari terakhir, suhu udara di Karimun terasa agak lain dari hari biasa.

Warga merasa suhu udara agak lebih panas jika dibandingkan hari-hari sebelumnya.

“Dalam dua atau tiga hari belakangan ini, suhu udara di Karimun benar-benar terasa panas,” ujar Darman, warga Meral, Selasa, 19 Maret 2024.

HBRL

Ada yang menduga panasnya suhu udara di Karimun karena pengaruh lintasan ekuinox yang akan terjadi pada 21 Maret 2023 nanti.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungbalai Karimun memberikan penjelasan terkait suhu udara di Karimun.

“Saat ini belum dapat dipastikan apakah wilayah Kepulauan Riau merupakan salah satu daerah yang menjadi lintasan ekuinox selain sumatera barat yang akan terjadi nanti,” ujar Andeliyoela Bianti selaku Forecaster BMKG Karimun.

Wanita yang akrab disapa Yola ini megatakan, salah satu penyebab suhu udara panas di Karimun sedikitnya tutupan awan.

“Satu hal yang dapat kami pastikan, suhu udara panas yang terjadi saat ini diakibatkan karena sedikitnya tutupan awan sehingga berkurangnya rambatan sinar matahari ke bumi,” terangnya.

Selain itu, Kabupaten Karimun memiliki jumlah curah hujan yang sedikit di bulan Maret selama 25 tahun terakhir.

Yola juga menyebut, tidak adanya penemuan suhu udara ekstrim selama bulan Maret ini.

“Sehingga dapat kami simpulkan bahwa, suhu udara saat ini merupakan hal yang normal terjadi,” pungksnya.

Penulis: Ilfitra

Pos terkait