Batam (gokepri) – Badan Pengusahaan (BP) Batam memulai pembangunan jalan layang atau flyover Sei Ladi di Lubuk Baja, Batam, pada Senin (4/3/2024). Jalan layang ini diharapkan dapat mengatasi kemacetan di Jalan Gajah Mada dan melancarkan aktivitas logistik industri.
BP Batam menggelar seremoni groundbreaking di lokasi proyek sebagai tanda dimulainya pembangunan. Proses pembangunan dimulai dengan pengeboran pondasi. Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengawali dengan memecahkan kendi dan penyiraman air kembang sebagi simbol dimulainya pembangunan.
Rudi mengatakan pembangunan jembatan layang ini menelan biaya Rp132,07 miliar dan ditargetkan selesai dalam 10 bulan. Anggarannnya bersumber dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) BP Batam.
Baca Juga: Atasi Kemacetan, Flyover Seiladi Mulai Dibangun

“Mudah-mudahan 10 bulan ke depan sudah ada jembatan baru yang bisa dilalui oleh warga Batam, terutama dari arah Sekupang ke Batam Center,” kata Rudi.
Rudi menjelaskan pembangunan flyover ini merupakan bagian dari upaya BP Batam untuk meningkatkan infrastruktur dan mendukung investasi di Kota Batam. Jembatan layang Seiladi akan menjadi jembatan layang kedua di Batam setelah jembatan layang Laluan Madani di Batam Center.
“Kawasan industri di Kota Batam sudah tersebar dimana-mana, ada di Sagulung, Muka Kuning dan Nongsa. Infrastruktur jalan menjadi akses utama, agar memangkas biaya logistik terhadap barang yang di ekspor dari Batam melalui pintu keluar seperti pelabuhan Batu Ampar dan Bandara Hang Nadim,” kata Rudi.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Pembangunan Flyover Sei Ladi, Boy Zasmita, mengatakan jembatan layang ini memiliki panjang 1.000 meter, lebar 60 meter dan tiga lajur. Titik awal pengerjaan dimulai dari ruas jalan depan Perumahan San Dona dan titik akhirnya di depan rumah duka Marga Lim.
Masa pengerjaan dijadwalkan selama 365 hari atau rampung pada 31 Desember 2024. “Flyover ini khusus untuk jalur kendaraan dari arah Sekupang menuju ke arah Batam Center,” kata Boy.
Boy menambahkan, selama pembangunan flyover ini, BP Batam telah menyiapkan jalur alternatif untuk kendaraan dari Nagoya-Batam Centre dan Sekupang-Batam Center.
“Ke depan, jalur dari Batam Center ke Sekupang itu akan kita pakai untuk jalur dua arah dari flyover Laluan Madani,” tambah Boy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Muhammad Ravi









