KSOP Karimun dan Polsek KKP Mediasi Kapal Tabrakan di Pelabuhan STG

KSOP Karimun dan Polsek KKP berhasil mendamaikan dua kapal cepat yang terlibat tabrakan di kolam bandar Pelabuhan STG Karimun. (Ilfitra/gokepri.com)

Karimun (gokepri.com) – KSOP Karimun bersama Polsek KKP Polres Karimun melakukan mediasi kecelakaan tabrakan ringan kapal SB Solop Indah dengan SB Giam Mas pada saat sandar di Pelabuhan Sri Tanjung Gelam (STG) Karimun, Senin 5 Februari 2024.

Pelaksanaan mediasi tersebut dilaksanakan di pos kerja pelabuhan STG KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun.

Mediasi itu dihadiri Kepala Pos Pelabuhan STG KSOP Karimun, Achmad Zaliansyah, Kapolsek KKP Iptu Young Risa, nahkoda dan perwakilan agen dari kedua belah pihak kapal.

HBRL

Achmad Zaliansyah menceritakan koronologis kejadian hingga terjadinya insiden itu.

Kata Achmad, kejadian berawal ketika SB Solop Indah datang dari Selat Beliah menuju pelabuhan STG mau menyandarkan kapalnya.

Di ponton kedatangan A dengan jarak sekitar 15 meter di depan haluan ada kapal SB Giam Mas GT 12 lepas tali dari ponton keberangkatan B.

“Pada saat di posisi ponton A, SB Solop Indah memanggil menggunakan radio HT, ternyata baterai HT nya lowbatt, nakhoda SB Solop Indah melakukan tarik handle ke 3 mesinnya, namun kapal tetap jalan lalu menubruk lambung kiri kapal SB Giam Mas,” ujar Achmad.

Dijelaskan, akibat insiden tersebut SB Solop Indah haluannya tergores dan selang hidrolik ketiga mesin pecah.

Sementara, SB Giam Mas kaca kapal lambung sebelah kiri pecah.

Dikatakan, SB Solop Indah pada saat kejadian mengangkut 32 penumpang dewasa dan 1 orang anak-anak, sedangkan SB Giam Mas membawa 23 orang penumpang dewasa dan 5 orang anak-anak.

Kerugian yang dialami SB Solop Indah sekitar Rp300 ribu, sementara SB Giam Mas masih belum dapat diperkirakan.

“Kami sudah memanggil nakhoda dan perwakilan owner (agen) kedua belah pihak untuk dimintai keterangan dan dilakukan mediasi. Kedua belah pihak sepakat berdamai, kerugian yang timbul ditanggung masing-masing dan tidak ada tuntutan di kemudian hari,” pungkas Achmad.

Penulis: Ilfitra

Pos terkait