Batam (gokepri.com) – Sepanjang tahun 2023, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam melakukan pencegahan keberangkatan sebanyak 8.243 orang yang terindikasi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Mereka ini ditolak di Pelabuhan Citra Tri Tunas, Batam Center, Sekupang, dan Bandara Hang Nadim Batam.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Samuel Toba menyampaikan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Kepulauan Riau untuk memberikan sosialisasi dan pembekalan terkait dokumen keimigrasian kepada calon Pekerja Migran Indonesia secara berkala.
Baca Juga: Kepala Imigrasi Batam Kunjungi DPRD Batam, Bahas Pengawasan WNA
“Kami juga telah turut berkoordinasi dengan BP2MI Kepulauan Riau untuk memberikan sosialisasi dan pembekalan terkait dokumen keimigrasian kepada calon Pekerja Migran Indonesia secara berkala,” kata Samuel, di Kantor Imigrasi Batam, Kamis, 21 Desember 2023.
Dalam menjalankan fungsi pelayanan masyarakat, Imigrasi Batam telah menerbitkan paspor sebanyak 108.320 paspor. Jumlah ini meningkat sebesar 18,38 persen jika dibandingkan dengan tahun 2022.
Selain itu, Kantor Imigrasi Batam juga telah melakukan tindakan preventif mencakup penundaan penerbitan sebanyak 405 permohonan paspor.
“Kami juga telah melakukan penundaan penerbitan Paspor RI baik di Kantor Imigrasi Batam maupun Unit Layanan Paspor Harbourbay sebanyak 405 permohonan karena diduga akan digunakan untuk melakukan pekerjaan secara non prosedural,” kata Samuel.
Sedangkan untuk pelayanan izin tinggal bagi WNA, Kantor Imigrasi Batam telah menerbitkan 2.197 permohonan Izin Tinggal Kunjungan (ITK), 743 permohonan Izin Tinggal Terbatas (ITAS) dan 79 permohonan Izin Tinggal Tetap (ITAP).
“Untuk Kitas, didominasi oleh pekerja tapi untuk Kitap biasanya investor dari negara-negara tetangga dan juga keluarga,” lanjutnya.
Dalam fungsi keamanan dan penegakkan hukum, Kantor Imigrasi Batam telah berhasil melakukan 609 tindakan administrasi keimigrasian, 5 penegakan hukum melalui Pro Justitia, dan penolakan kedatangan WNA sebanyak 38 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Muhammad Ravi









