Batam Siapkan Protokol Kesehatan dan Upacara Virtual di Hari Santri

Pjs Walikota Batam, Syamsul Bahrum memimpin rapat peringatan hari santri di Kota Batam, Jumat (9/10/2020).

Batam (gokepri.com) – Batam menyiapkan protokol kesehatan yang ketat pada pelaksanaan upacara peringatan Hari Santri pada 22 Oktober 2020 mendatang. Peserta upacara dibatasi hanya 100 orang dan disiapkan sistem virtual untuk mefasilitasi para santri di pesantren untuk mengikuti upacara.

“Peserta upacara itu terbatas dan yang bisa menghadiri kurang lebih 100 orang peserta saja,” ujar Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Zulkarnain Umar dalam rapat bersama Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Batam, Syamsul Bahrum di Kantor Wali Kota Batam, Jumat (9/10/2020).

Rapat tersebut menindaklanjuti Surat Edaran Kementerian Agama (Kemenag) Nomor 43 tahun 2020 tentang Peringatan Hari Santri 2020. Selain menerapkan protokol kesehatan yang ketat, pelaksanaan Hari Santri yang mengusung tema “Santri Sehat Indonesia Kuat” itu juga akan disesuaikan dengan kemampuan serta mengedepankan prinsip kesederhanaan dan kekhidmatan.

Menurut Zulkarnain, berbagai kegiatan akan digelar untuk menyemarakkan peringatan Hari Santri tahun ini. Di antaranya zikir dan istighosah di pondok pesantren masing-masing, khataman Quran secara serentak, dan doa.

Selain itu, juga akan dibuatkan sarana sosialisasi kegiatan-kegiatan Hari Santri melalui website, template, dan media sosial. Sehingga dapat memberikan informasi kepada masyarakat luas terkait pelaksanaan kegiatan di Hari Santri.

“Untuk khataman Quran secara serentak ini masih dalam proses pembahasan dan semoga dalam waktu dekat ada kesepakatan bersama. Intinya, Pjs Wali Kota Batam mendukung pelaksanaan peringatan Hari Santri dengan ketentuan penerapan protokol kesehatan guna mengantisipasi penyebaran penularan virus Covid-19,” kata Zulkarnain.

Syamsul juga menyampaikan bahwa Batam tetap akan melaksanakan peringatan Hari Santri tahun 2020 dengan upacara. Namun, pesertanya terbatas dan semua giat Hari Santri disesuaikan dengan protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah serta dilakukan secara virtual untuk menjaga kesehatan santri dan pengasuh Pondok Pesantren.

“Pelaksanaan upacara nantinya terpusat di Dataran Engku Putri Batam dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” ujarnya. (zak)

Pos terkait