Batam (gokepri.com) – Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Kepri berkomitmen untuk melakukan pengamanan objek wisata di Batam.
Hal itu diungkapkan oleh Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Kepri Kombes Pol Agus Fajaruddin di depan sejumlah asosiasi pariwisata yang ada di Batam.
Agus mengatakan Ditpamobvit bertugas menyelenggarakan kegiatan pengamanan terhadap objek khusus yg meliputi personel dan fasilitas, materiil logistik, kegiatan di dalam fasilitas lembaga negara, perwakilan negara asing, lingkungan industri.
Baca Juga: Ingin Berlibur ke Kepri? Simak Lima Rekomendasi Destinasi Wisata di Kepulauan Riau
“Termasuk VIP dan objek pariwisata yang memerlukan pengamanan khusus,” ujarnya, Kamis 10 Agustus 2023 saat menyosialisasikan pengamanan objek wisata di Batam.
Agus mengatakan pengamanan objek wisata termasuk mobilitas wisatawan yang memerlukan pengamanan khusus. Pengamanan kementerian dan Lembaga negara termasuk VIP, yang memerlukan pengamanan khusus. Serta pengamanan perwakilan negara asing termasuk VIP yang memerlukan pengaman khusus.
“Dalam melaksanakan tugasnya, Subdit Wisata menyelenggarakan fungsi pengamanan objek wisata dan pengamanan mobilitas wisatawan,” kata dia.
Ia menyampaikan, objek wisata adalah segala sesuatu yang ada di daerah tujuan wisata yang merupakan daya tarik agar orang-orang mau datang berkunjung ke tempat tersebut.
Sedangkan daya tarik wisata adalah segala sesuatu yang memiliki keunikan, keindahan, dan nilai berupa keanekaragaman kekayaan alam, budaya dan hasil buatan manusia yang menjadi sarana atau tujuan kunjungan wisatawan.
“Sektor pariwisata diharapkan menjadi pendapatan negara nomor satu setelah migas” kata Agus.
Ia menyebutkan peran polisi pariwisata diantaranya melaksanakan pengamanan bersifat pre-emptif, preventif, dan penegakan hukum secara terbatas sejak kedatangan wisatawan yang dimulai dari bandara, pelabuhan, stasiun, hingga hotel, dan tempat destinasi sampai kembalinya wisatawan tersebut ke negaranya.
Kemudian memberikan perlindungan pengayoman terhadap jiwa dan harta benda wisatawan dari segala ancaman dan ganguan serta bencana sehingga wisatawan merasa aman dan nyaman serta bebas dari rasa takut dan cemas saat berwisata.
“Serta memelihara ketertiban umum sesuai Undang-Undang dan peraturan yang berlaku di area wisata,” kata Agus.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Ardiwinata yang turut hadir berharap Disbudpar Batam dapat bekerja sama dengan lebih solid dengan Polda Kepri demi kemajuan pariwisata di Batam.
Ardi mengatakan Batam memang menjadi primadona wisman. Bahkan, Batam sukses menjadi daerah kedua menyumbang wisman terbanyak ke Indonesia setelah Bali.
“Batam di bawah pimpinan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, fokus membangkitkan sektor pariwisata. Bahkan beberapa infrastruktur hingga destinasi wisata dibangun,” ujarnya.
Kota Batam mempunyai amenitas yang lengkap, seperti hotel sebanyak 241, 1032 kafe dan restoran, 12 pusat perbelanjaan, serta ragam destinasi wisata.
“Batam juga mempunyai ragam atraksi baik atraksi alam, budaya, dan buatan,” kata Ardi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Asrul Rahmawati









