Batam (gokepri) – TNI Angkatan Laut (AL) meluncurkan kapal Patroli Cepat (PC) 60 M. Kekuatan baru ini upaya untuk memperkuat wilayah kelautan di Kepulauan Riau.
Dalam upacara peluncuran yang dihadiri oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, Rabu (5/7), kapal patroli cepat ini menandakan komitmen TNI Angkatan Laut dalam membangun kemampuan pertahanan nasional dan mendorong kemandirian alat utama sistem persenjataan (alutsista) dalam negeri.
Laksamana TNI Muhammad Ali menjelaskan kapal PC 60 merupakan hasil buatan anak bangsa yang dibangun di PT Karimun Anugrah Sejati (KAS), yang berlokasi di galangan kapal PT KAS Tanjung Uncang, Kota Batam. Proses pembangunan kapal ini memakan waktu selama 22 bulan sejak diluncurkan hingga tahap uji sesuai kontrak yang direncanakan.

Pemilihan PT KAS sebagai produsen pembangunan Kapal PC 60M ini sejalan dengan program pemerintah dalam pemberdayaan dan peningkatan kemampuan industri pertahanan nasional menuju kemandirian alutsista. “Kita harus mengembangkan industri perkapalan. Di PT KAS ini tidak hanya membangun kapal tapi juga alutsista lain,” jelas Laksamana TNI Muhammad Ali.
Kapal PC 60 ini memiliki kecepatan mencapai hampir 24 Knot, sehingga sangat cocok untuk melaksanakan misi patroli di wilayah perbatasan. Dengan panjang keseluruhan 62,40 meter, lebar 8,80 meter, dan tinggi 19,37 meter, kapal ini dilengkapi dengan satu unit meriam kaliber 40 mm dan dua unit meriam kaliber 12,7 mm. Selain itu, kapal ini mampu membawa 50 awak yang akan bertugas dalam pengawasan maritim.
“Peralatan navigasi kapal ini sudah lebih modern,” tambah Laksamana TNI Muhammad Ali seraya menekankan pentingnya menggunakan teknologi terkini dalam meningkatkan efektivitas misi laut.
Menariknya, kapal perang ini diberi nama Tuna dengan filosofi yang mengandung makna dalam bahasa Yunani, yaitu “Rhino” yang berarti “melesat”. Penamaan ini menggambarkan kecepatan kapal dan kemampuan adaptasinya dalam menghadapi kondisi air yang beragam, sebagaimana halnya ikan tuna. Diharapkan, KRI Tuna dapat berfungsi optimal dan mendukung kegiatan operasi dalam situasi apapun.
Baca Juga: Mengintip KRI Bung Karno-369, Kapal Kepresidenan Buatan Batam
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti









