Ternyata Ini Keutamaan dan Manfaat Puasa di Bulan Syawal

Ilustrasi. Berbuka puasa. Foto: Pexels

Karimun (gokepri.com) – Setelah melaksanakan ibadah puasa Ramadhan selama satu bulan penuh, maka tibalah saatnya umat muslim merayakan kemenangan Idul Fitri.

Hari Raya Idul Fitri sebagai penanda kemenangan umat muslim yang telah beribadah puasa itu mulai dirayakan pada 1 Syawal.

Akan tetapi, meskipun bulan Syawal dikenal sebagai bulan kemenangan atau hari raya, namun pada bulan itu umat Islam juga dianjurkan melaksanakan puasa selama 6 hari, namun sifatnya tidak wajib melainkan hanya sunat.

Keutamaan puasa Syawal dapat menyempurnakan puasa Ramadan yang sudah ditunaikan sebulan penuh. Bahkan keutamaan puasa Syawal bernilai lebih dari itu, yakni dianggap sebagai puasa setahun penuh dan pahala yang didapat lebih berlipat ganda.

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim no. 1164).

Terlepas dari keutamaan puasa Syawal, perhatikan betul waktu menunaikannya agar tidak menjadi sia-sia.

Menjalankan puasa Syawal sebaiknya dilaksanakan usai qada (mengganti) puasa Ramadan yang belum sempat ditunaikan.

Mengqada puasa Ramadan akan membuat kewajiban seorang muslim menjadi gugur. Bahkan puasa qada itu lebih utama dari puasa enam hari Syawal.

Waktu pelaksanaan puasa Syawal lebih dianjurkan enam hari berturut-turut, tetapi bila diseling-seling pun tetap sah asal masih di bulan Syawal.

Dengan melaksanakan puasa Syawal secara berurutan akan terasa lebih mudah. Hal ini juga demi menjaga momentum keimanan kita dalam level terbaik.

Tak jarang bila dilakukan tidak secara berurutan akan menimbulkan keengganan untuk melakukannya. Menjalankan puasa Syawal secara berurutan pun bisa menjadi tanda kita sedang berlomba-lomba dalam hal kebaikan yang diperintahkan.

Hal tersebut juga disampaikan oleh Syaikh Ibnu ‘Utsaimin yang berkata, “Lebih utama puasa Syawal dilakukan secara berurutan karena itulah yang umumnya lebih mudah. Itu pun tanda berlomba-lomba dalam hal yang diperintahkan.”

Berikut keutamaan puasa Syawal, tata cara, dan hukum melaksanakannya dari berbagai sumber, Senin (26/4/2021). Dengan menjalankan puasa Syawal, semoga iman selalu terjaga selain menambah hitungan pahala kita.

Puasa Setahun Penuh

Keutamaan puasa syawal adalah mendapatkan pahala yang berlipat ganda, yaitu seperti menjalankan puasa selama setahun. Puasa Syawal hanya dikerjakan selama enam hari, akan tetapi Allah SWT akan memberi ganjaran atau pahala seperti seseorang yang puasa selama 12 bulan.

Keutamaan puasa syawal ini dijelaskan dalam hadis riwayat muslim berikut ini:

“Barangsiapa yang telah melaksanakan puasa Ramadhan, kemudian dia mengikutkannya dengan berpuasa selama enam hari pada bulan Syawal, maka dia (mendapatkan pahala) sebagaimana orang yang berpuasa selama satu tahun.” (HR. Muslim)

Pahala Berlipat

Keutamaan puasa syawal adalah akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Seseorang yang mengerjakan ibadah sunnah ini selama enam hari setelah hari raya maka pahala yang diterima akan berlipat ganda.

Sebagaimana yang tercantum dalam sebuah hadis berikut ini keutamaan puasa syawal:

“Barang siapa berpuasa enam hari setelah hari raya Idul Fitri, maka dia seperti berpuasa setahun penuh. (Barang siapa berbuat satu kebaikan, maka baginya sepuluh kebaikan semisal).” (HR. Ibnu Majah).

Menyempurnakan Ibadah

Keutamaan puasa syawal adalah dapat menyempurnakan ibadah. Seperti ibadah salat sunnah, di mana tindakan tersebut bisa menutup kekurangan dan menyempurnakan ibadah wajib.

Khususnya keutamaan puasa syawal ini dapat melengkapi kekurangan yang ada selama puasa di bulan Ramadan. Ibnu Rajab menjelaskan keutamaan puasa Syawal sebagai berikut:

“Balasan dari amalan kebaikan adalah amalan kebaikan selanjutnya. Barangsiapa melaksanakan kebaikan lalu dia melanjutkan dengan kebaikan lainnya, maka itu adalah tanda diterimanya amalan yang pertama. Begitu pula barangsiapa yang melaksanakan kebaikan lalu malah dilanjutkan dengan amalan kejelekan, maka ini adalah tanda tertolaknya atau tidak diterimanya amalan kebaikan yang telah dilakukan.” (Latho-if Al Ma’arif, hal. 394.)

Keutamaan Puasa Syawal

Mendekatkan Diri kepada Allah

Keutamaan puasa syawal adalah dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT. Setiap muslim yang mengerjakan puasa Syawal selama enam hari, maka mendapat tempat mulia di sisi Allah.

Selain itu, bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah dibandingkan dengan minyak kasturi. Keutamaan puasa syawal ini ditegaskan dalam salah satu hadis Qudsi berikut:

“Setiap amal manusia adalah untuk dirinya kecuali puasa, ia (puasa) adalah untuk-Ku dan Aku memberi ganjaran dengan (amalan puasa itu).” Kemudian, Rasulullah melanjutkan, “Demi Allah yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum di sisi Allah dibandingkan wangi minyak kasturi.” (HR. Muslim).

Mencegah Gangguan Pencernaan

Keutamaan puasa syawal adalah mampu mecegah gangguan pencernaan. Pasalnya, setelah melaksanakan hari raya Idulfitri biasanya umat muslim dapat kembali makan tiga kali dalam sehari. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan.

Oleh karena itu, keutamaan puasa syawal dapat dijadikan kontrol menekan porsi makan. Sehingga hal ini dapat mengendalikan transisi setelah mengonsumsi makanan dengan jumlah besar dan mencegah terjadinya gangguan pencernaan.

Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Tak cuma baik untuk sistem pencernaan, keutamaan puasa syawal adalah mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Saat seseorang menahan rasa lapar selama puasa, akan memicu sel-sel induk dalam tubuh memproduksi sel darah putih baru yang dapat menghindarkan dari infeksi.

Menurut sebuah penelitian dari University Southern California, puasa dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena penciptaan sel darah putih baru tersebut dapat meregenerasi seluruh sistem kekebalan tubuh. Sehingga keutamaan puasa syawal ini berperan penting dalam melindungi tubuh dari berbagai ancaman virus dan bakteri. (*)

sumber: liputan6.com

Pos terkait