Kaum Ibu di Moro Karimun Diberi Pemahaman Pemilu Partisipatif

Bawaslu Karimun memberikan pemahaman terkait pemilu partisipatif di Moro.

Karimun (gokepri.com) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karimun melaksanakan sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif di Moro, Senin, 20 Maret 2023.

Sosialisasi pemilu partisipatif disampaikan kepada 8 kelompok majelis taklim yang ada di Kecamatan Moro.

Ketua Bawaslu Kabupaten Karimun, Nurhidayat mengatakan, ibu-ibu pengajian berpotensi dieksploitasi hak pilihnya dengan cara-cara transaksional oleh para oknum tertentu untuk mendulang suara pada Pemilu 2024.

HBRL

Untuk itu, ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok pengajian harus mampu menangkal praktik politik transaksional dengan menjadi pemilih yang cerdas serta aktif menjadi pengawas partisipatif.

“Jangan gadaikan suara ibu-ibu sekalian hanya dengan seperangkat jilbab, uang atau materi lainnya yang nilainnya tidak seberapa jika dibanding dengan nasib rakyat 5 tahun ke depan,” ujar Nurhidayat.

Dirinya mengingatkan kaum ibu agar memilih pemimpin berdasarkan visi, misi serta program kerja yang ditawarkan.

Nurhidayat berharap ajang Pemilu 2024 tidak hanya dijadikan ritual politik lima tahunan yang sifatnya seremonial semata.

Namun masyarakat dapat memanfaatkannya untuk dijadikan evaluasi atau penilaian terhadap kinerja pemerintahan yang telah berjalan.

“Saya mengajak ibu-ibu berkomitmen untuk berani menolak pemberian uang atau materi lainnya dari para calon, agar kedepan lahir pemimpin-pemimpin yang benar-benar baik dan amanah,” pungkasnya.

Penulis: Ilfitra

Pos terkait