BATAM (gokepri.com) –Indonesia Toursm and Trade Investemant Expo (ITTI) 2023 yang diadakan di Batam resmi ditutup pada Minggu 12 Maret 2023.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam Ardiwinata ITTI 2023 itu menandakan event Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) di Kota Batam mengeliat.
Menurutnya, Batam salah satu kota MICE favorit. Karena, Batam sangat siap dan memiliki semua yang dibutuhkan para peserta MICE.
Ia mengatakan Batam sebagai travel hub sudah berlangsung lama. Disbudpar Kota Batam mengambil peran dalam ikut mempromosikan wisata daerah lain.
“Batam menjadi tempat dari kabupaten kota lain se Indonesia. Karena Batam sebagai penyumbang wisatawan mancanegara (wisman) nomor dua setelah Bali,” ujarnya.
Ia menyampaikan, Wali Kota Batam yang juga menjabat Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi mendedikasikan Batam sebagai kota pariwisata. Itu bisa dilihat dari infrastruktur yang tengah dikembangkan untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan.
Kota Batam mempunyai amenitas yang lengkap, seperti hotel 268 dengan 36.000 kamar, 1.067 kafe dan restoran, 12 pusat perbelanjaan, dan ragam destinasi wisata. Kemudian Batam mempunyai ragam atraksi baik atraksi alam, budaya, dan buatan.
“Akses diperlebar, diperluas. Batam ada bundaran yang lebih besar dari HI (Hotel Indonesia) karena konsep pariwisata salah satunya aksesbilitas,” terangnya.
Selain wisata MICE, Ardi juga mengenalkan wisata yang ada di Batam, seperti wisata kuliner, olahraga, religi kepada para peserta pameran.
“Bawa semua hasil pertanian perkebunan untuk berpameran di sini. Saya bertanggung jawab untuk mendatangkan buyer saya akan info kepada travel agent di Batam,” ucapnya.
Direktur Utama Furindo Artha Mas, Widia Zaskia, menyampaikan pameran di Batam merupakan pameran kedua di tahun 2023. Kegiatan ini berlangsung dari 9-12 Maret 2023.
“Saya pameran di Batam setahun 6 kali, karena Kota Batam kota yang tepat melakukan promosi dan pintu masuk Asia,” kata event organizer penyelenggara acara tersebut.
Pameran ini diikuti oleh Dispar Kabupaten Bekasi, Dispar Kabupaten Siak, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Riau, DPMPTSP Kabupaten Tanah Laut, DPMPTSP Provinsi Kalimantan Selatan, Disperindag Provinsi Banten. Disperindag UKM Kabupaten Paser Kalimantan Timur.
Dalam kegiatan tersebut Dinas Parwisata Siak meraih predikat stand terbaik selama pameran. Penghargaan diterima langsung oleh Kepala Dinas Partiwisata Siak Tekat Perbatas Setia Dewa.
“Kami dari Pemda Kabupaten Siak melalui Dinas Parwisata mengucapkn terimakasih atas penghargaan ini,” kata Tekat,
Tekat mengatakan Siak sudah ketiga kalinya mengikuti pameran serupa di Batam. Ia berharap pameran seperti itu dapat dipertahankan dan terus berlanjut, sebab Batam merupakan pintu masuk dari dank e luar negeri sehingga potensi wistawan mancanegara yang datang lebih banyak.
“Semoga juga ke depannya dengan usaha mengikuti pameran-pameran ini ada yang melirik produk-produk Ekraf dan UMKM kami oleh pihak Investor baik dalam dan luar negeri,” kata dia.
Baca Juga: Industri MICE Batam Mulai Bergairah
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Asrul Rahmawati









