BATAM (gokepri.com) – Harga cabai di Batam makin mahal, Pemerintah Kota (Pemko) Batam pun melakukan upaya untuk mengendalikan harga yang makin naik.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam Gustian Riau mengatakan Pemko Batam memperluas kerja sama antardaerah dengan wilayah penghasil cabai.
Selain mengendalikan harga, upaya itu juga untuk menjaga pasokan cabai di Batam.
Kerja sama antardaerah yang dilakukan saat ini adalah dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
“Ada satu lagi dari Medan, di salah satu daerah di Medan memang hasilnya baik,” kata Gustian.
Kerja sama dengan salah satu daerah di Medan ini sudah dilakukan, tinggal ditindaklanjuti lagi sebelum memasuki bulan Ramadam.
“inilah upaya kami untuk menjaga harga pangan bagi masyarakat,” ujar Gustian.
Gustian mengatakan cabai merupakan komoditas prioritas yang ditangani Disperindag agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Oleh karena itu pihaknya mengambil langkah cepat terkait pesoalan cabai.
Seluruh distributor cabai nantinya akan langsung menyuplai komoditas itu ke pasar tradisional, tanpa mekanisme pasar induk.
“Jadi tidak ada lagi biaya transportasi dari pasar induk ke pasar lainnya. Semua distributor langsung suplai ke pasar itu. Saya yakin harga akan stabil,” kata dia.
Harga cabai rawit di Batam naik dari dari Rp70 ribu per kilogram menjadi Rp75 ribu atau 7 persen menjelang Ramadan.
Pedagang sembako di Pasar Mega Legenda Kota Batam Riri mengatakan harga cabai rawit merah Rp75 ribu per kg, naik Rp5 ribu dari harga sebelumnya yang disebabkan musim hujan sehingga pasokan berkurang.
“Cabai rawit merah ini dari Aceh Takengon. Dikirim pakai pesawat dari Kualanamu langsung ke Hang Nadim,” kata Riri.
Sebenarnya bisa juga pengiriman menggunakan kapal, dan harganya hanya Rp60 ribu per kilogram, sayangnya kualitas cabainya jadi berkurang karena terlalu lama berada di kapal.
Baca Juga: Menjelang Ramadan Harga Cabai Rawit di Batam Makin Pedas
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: Antara








