NATUNA (gokepri.com) – Stok beras di Natuna dipastikan cuku hingga Idul Fitri. Hal itu diungkapkan kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) Badan Urusan Logistik (Bulog) Ranai Sri Wahyuni.
“Saat ini di Gudang Bulog Ranai ada 200 ton,” kata Sri Wahyuni, Kamis 2 Maret 2023.
Kebutuhan beras di Ranai per bulannya hanya 60 ton. Sedangkan kebutuhan untuk wilayah Sedanau dan sekitarnya sebanyak 40 ton, sehingga total kebutuhan beras bulog di Kabupaten Natuna 100 ton per bulan.
Sri Wahyuni mengatakan stok beras di gudang Sedanau memang kosong, tapi secepatnya akan dilakukan pengiriman beras Bulog dari Tanjungpinang.
“Akan masuk sebanyak 150 ton,” kata dia.
Sebenarnya beras yang hendak dikirim itu sudah dimuat di atas kapal sejak minggu lalu, tapi karena cuaca ekstrem keberangkatan kapal masih tertunda.
“Tapi itu tidak mengganggu pasokan dan saya pastikan hingga lebaran cukup,” kata Sri Wahyuni.
Selain itu, beras Bulog di pasaran juga tidak mengalami kelangkaan karena sebagian besar sudah didistribusikan kepada para mitra Bulog.
“Kemarin baru saja kami distribusikan 50 ton, artinya beras bulog tidak akan mengalami kekurangan, banyak, karena beras tersebut telah berada di masing masing mitra, di toko toko, swalayan,” kata Sri Wahyuni.
Ia mengatakan stok beras juga akan bertambah dalam kurun waktu dekat di Natuna. Hal itu karena ada 500 ton beras impor akan masuk ke Kabupaten Natuna.
Dari total jumlah tersebut 300 ton untuk gudang di Ranai dan 200 ton untuk stok di gudang Sedanau.
Baca Juga: Harga Beras Naik, Presiden Jokowi Ingatkan Kepala Daerah Jangan Anggap Remeh
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: Antara









