BATAM (gokepri) – Kondisi bangunan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 21 Batam, Kepulauan Riau (Kepri) memperihatinkan karena terancam ambles.
Lokasi sekolah berada di perbukitan namun belum dibangun batu miring, sehingga mengancam keselamatan warga sekolah dan warga sekitar. Bahkan beberapa kendaraan dan rumah warga pernah tertimbun tanah yang ambles di lokasi itu. SMAN 21 Batam berlokasi di Bukit Smart, kawasan Kabil, Kecamatan Nongsa.
“Mobil Pak RW pernah sampai tertimbun tanah. Pernah juga motor warga tertimbun tanah. Bahkan tanahnya pernah juga masuk ke rumah warga,” kata Kepala Sekolah SMA 21 Dwi Sulistiyani, Kamis 2 Maret 2023.
Dwi Sulistiyani sudah melaporkan kondisi tersebut ke Komite Sekolah, Dinas Pendidikan Kepri, Anggota DPRD, hingga perusahaan sekitar. Namun karena keterbatasan anggaran, ia berharap adanya bantuan CSR perusahaan yang ada di Kabil.
“Sudah sering kami mendapatkan komplain dari warga sekitar, dan saya tak bisa berbuat banyak karena keterbatasan anggaran. Kami kalau berharap ke pemerintah full, mungkin anggarannya terbatas. Saya berharap ada bantuan juga dari CSR Perusahaan yang ada di Kabil,” ujar Dwi Sulistiyani.
Dengan adanya bantuan dari CSR perusahaan di Kabil, diharapkan batu miring segera terpasang untuk mengamankan bangunan sekolah dan keselamatan warga sekitar.
Untuk diketahui, SMAN 21 Batam berdiri sejak 2015. Namun sekolah ini baru punya gedung sendiri sejak Januari 2018 atau 2,5 tahun sejak sekolahnya dibentuk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Baca Juga: Gedung Fasilitas di SMAN 25 Batam Diresmikan, 2024 Akan Bangun 10 Ruang Kelas
Penulis: Engesti









