BATAM (gokepri) – Pemerintah Kota Batam memulai perbaikan jalan-jalan yang rusak dan berlubang di Kota Batam.
Kepala Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam Yumasnur menyebutkan penambalan jalan ada di wilayah Engku Putri dan saat ini sedang dilakukan di wilayah jalan Batam City Square (BCS) dan Nagoya.
Kemudian kerusakan jalan di Simpang Lampu Merah KBC menuju KDA juga akan ditangani dalam waktu dekat. Dengan dilakukannya perbaikan jalan, diharapkan akan mempermudah akses masyarakat dan memperbaiki kualitas jalan di Kota Batam.
“Sudah mulai dikerjakan. Seperti yang di depan kantor Pemko Batam sudah ditambal, dan tidak ada lagi jalan berlubang,” ungkap Yumasnur, Rabu 8 Februari 2023. “Nanti di wilayah lain akan di sasar juga. Semoga cuaca bagus, sehingga tidak ada kendala dalam perbaikan.”
Selain perbaikan jalan rusak, Pemko Batam juga sedang mempersiapkan lelang untuk pengerjaan pelebaran jalan pada 2023. Pengerjaan jalan diharapkan dapat dimulai pada triwulan pertama tahun ini, dengan fokus pada pelebaran jalan. “Mudah-mudahan tidak ada kendala. Sehingga bisa dikerjakan tahun ini,” tambahnya.
Prioritas Pelebaran Jalan
Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau menyebutkan terdapat empat proyek pelebaran jalan menjadi prioritas pada tahun 2023. “Ada beberapa ruas jalan utama pada anggaran 2023 ini kita akan lanjutkan,” kata Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam Yumasnur di Batam belum lama ini.
Ia menambahkan ruas jalan tersebut di antaranya, dari arah Simpang Frengky ke arah Masjid Agung Batam Center yang akan dilebarkan menjadi 5 lajur kiri dan 5 lajur kana.
Kemudian pelebaran jalan dari arah Bundaran Madani menuju Kawasan Wisata Ocarina serta pelebaran jalan lanjutan dari Simpang Basecamp ke Simpang Makam Pahlawan.
“Sekarang kan baru sampai Simpang Kavling Batu Aji lama, itu akan dilanjutkan lagi. Jalan di Simpang RSUD juga akan dilebarkan pada 2023 ini.
Lebih lanjut, Yumasnur menjelaskan pelebaran jalan juga akan dilakukan di Kawasan Bengkong yaitu dari Bengkong Indah ke arah Bengkong Seken akan diselesaikan.
“Sekalian pembukaan jalan 2 lajur dari Simpang Masjid ke arah Jembatan Bengkong Laut Golden Prawn,” kata dia. Untuk kelanjutan proyek infrastruktur di kawasan Cikitsu tidak masuk dalam anggaran tahun 2023 dikarenakan jalan tersebut masuk dalam ranah kebijakan Provinsi Kepri.
“Setahu saya tidak ada. Namun nanti akan dipastikan kembali status dan kondisi jalan tersebut. Kalau melihat kondisinya memang membutuhkan penanganan,” ujarnya. Yumasnur mengaku usulan untuk perbaikan jalan di kawasan tersebut telah dilakukan pembahasan.
Namun demikian saat ini belum ada rencana untuk penanganan karena anggaran telah disahkan. “Nanti kami cek lagi. Seperti apa nanti untuk jalan tersebut. Apakah bisa diupayakan atau seperti apa,” demikian Yumasnur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Baca Juga: Pemko dan Pemprov Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Jalan di Batam
Penulis: Engesti







