BATAM (gokepri.com) – Badan Pengusahaan (BP) Batam kini tengah memantapkan pembangunan kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) di Kota Batam.
Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengatakan sudah mendapatkan investor untuk pembangunan LRT tersebut. Dalam dua bulan perjanjian antara BP Batam dan investor tersebut akan terealisasi.
“Investor sudah ada, desainnya sudah ada, tinggal jalan,” kata dia saat ditemui Sabtu 21 Januari 2023.
Ia tak menjelaskan lebih rinci terkait investor dan perusahaan mana yang akan membangun LRT itu. Ia hanya mengatakan investor asal Singapura dan Malaysia yang akan menangani pembangunan LRT tersebut.
“Mereka sudah siap investasi BP Batam dan Pemko Batam tak akan keluar uang sama sekali. Saya tak mau sebut PT mana tunggu saja,” kata dia.
Ia menyampaikan nantinya ada tiga LRT yang akan dibangun, rutenya mulai dari Batuampar sampai Bandara Hang Nadim dan Kantor BP Batam sampai Sekupang. Nilai investasinya pun mencapai Rp12,9 triliun.
“Nanti itu dibagi tiga, pusatnya di laluan Madani. Mudah-mudahan di 2024 sepenggal dari laluan Madani sudah selesai,” kata dia.
Tak hanya LRT, pihaknya juga akan merampungkan infrastruktur pelebaran jalan. Prioritas itu, harus rampung sebelum 2024. Ia berharap, dengan dibangunnya salah satu infrastruktur ini dapat menjadikan Batam kota yang lebih modern.
“Batam selalu jadi kota percontohan daerah lain. Kita harus bangga,” kata dia.
Baca Juga: Pembangunan LRT Batam Sudah Direstui Menteri Keuangan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti









