BATAM (gokepri.com) – Berdasarkan data BPS Kota Batam, penduduk miskin di Batam terbanyak se-Kepri. Jumlahnya mencapai 82.590 orang. Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 77.170 orang.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Rahmad Iswanto mengatakan persentase penduduk miskin Batam pada Maret 2022 sebesar 5,19 persen, meningkat 0,14 persen poin dibandingkan kondisi Maret 2021.
“Kondisi itu sejalan dengan banyaknya jumlah penduduk di Batam. Sementara itu, dari sisi persentase penduduk miskin, Batam menduduki peringkat terendah,” kata dia Rabu 3 Januari 2023.
Selain itu, garis kemiskinan pada Maret 2022 tercatat sebesar Rp783.730 per kapita/bulan. Angka ini meningkat dibandingkan Maret 2021 yang hanya sebesar Rp740.109 per kapita/bulan.
Ia menjelaskan, peningkatan penduduk miskin di Kota Batam terjadi pada Maret 2014, 2017, 2018, 2021, dan Maret 2022.
Kenaikan persentase penduduk miskin pada periode Maret 2014, Maret 2017, dan Maret 2018 karena melemahnya kondisi perekonomian Kota Batam pada ketiga periode tersebut.
Sementara, kenaikan persentase penduduk miskin pada periode Maret 2021 disebabkan oleh adanya pandemi Covid-19 yang melanda Batam dan daerah lainnya di Indonesia.
Sedangkan Maret 2022, selain dalam fase pemulihan pasca Covid-19 salah satu faktor penyebab meningkatknya kemiskinan adalah terjadinya inflasi Maret y-o-y pada hampir semua kelompok pengeluaran terutama pada kelompok makanan, minuman, tembakau sebesar 5,41 persen.
“Inflasi tersebut memiliki andil paling besar terhadap nilai inflasi umum Maret y-o-y Kota Batam dibandingkan sepuluh kelompok pengeluaran lainnya,” ujar Rahmad.
Menurutnya, kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau merupakan kelompok pengeluaran vital bagi seluruh masyarakat Kota Batam. Sehingga, pengaruhnya cukup tinggi terhadap kemiskinan.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Kepri, jumlah kemiskinan di Batam tertinggi meski dengan persentase terendah.
Baca Juga: Penduduk Miskin Kota Batam Bertambah 10 Ribu Orang dalam Setahun
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti








