Singapura (Gokepri.com) – Perusahaan pengolahan air, Moya Holdings Asia, memastikan anak usahanya, Moya Indonesia mengantongi proyek pengelolaan air bersih dari Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk selama enam bulan.
Dengan kerja sama itu, BP Batam menggandeng perusahaan pengolahan air swasta untuk mengelola air bersih mulai pengoperasian dan pemeliharaan sistem pasokan air di Batam untuk masa transisi enam bulan mulai 15 November.
“Ini untuk mempertahankan sistem pasokan air yang berkelanjutan di Batam setelah berakhirnya konsesi yang ada,” kata Moya dilansir The Business Times, Senin (14/9/2020).
Moya Indonesia dijadwalkan menandatangani perjanjian kerja sama dengan BP Batam pada 14 September.
Moya dalam keterangan itu mencatat sistem pasokan air di Batam memiliki sekitar 290.000 pelanggan dengan enam instalasi pengolahan air.
Pada pembukaan bursa saham Singapura pada Senin (14/9/2020) pagi, saham Moya Holdings Asia diperdagangkan pada 6,5 sen Singapura, naik 0,2 persen atau 3,1 persen. (Cg)
Editor: Candra
Sumber: The Business Times
Baca Juga:








