Buruh Ancam Mogok Kerja kalau UMK Batam Tak Capai Rp5,3 Juta

umk batam
Buruh di Batam demo di depan Kantor Wali Kota Batam menolak rekomendasi UMK dari Wali Kota Batam, kemarin. Foto: Gokepri.com/ Engesti.

BATAM (gokepri.com) –  Buruh mengancam akan melakukan mogok kerja jika Upah Minimum Kota atau UMK Batam tak sesuai permintaan.

Perwakilan buruh sekaligus Ketua Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (KC FSPMI) Kota Batam Yafet Ramon mengatakan, saat ini buruh di masih kukuh dengan nominal upah sebesar Rp5,3 juta.

Sampai saat ini pembahasab soal UMK belum membuahkan hasil. Gubernur Kepri pun tak dapat ditemui meski para buruh telah datang langsung ke kantornya di Tanjungpinang.

HBRL

“Kami kemarin ke Dompak. Hanya jumpa sama Kadisnaker Provinsi. Tidak ada hasilnya,” kata Yafet, Selasa Desember 2022.

Ia menjelaskan, para buruh akan kembali membahas UMK di Kantor Gubernur Kepri. Buruh juga mengancam melakukan aksi mogok kerja.

“Besok akan rapat lagi. Kami akan mogok kerja. Itulah jalan terakhir,” tegasnya.

Sebelum itu, para buruh telah menyatakan penolakannya terhadap penetapan UMK Batam yang telah disetujui oleh Muhammad Rudi.

Mereka menilai, nilai alfa dari Wali Kota Batam yang terlalu rendah yakni 0.15. Hal ini lebih rendah dibandingkan kabupeten/kota lainnya di Kepri yang mengambil nilai alfa sebesar 0.3.

Menurutnya, penetapan nilai alfa itu tidak sesuai dengan kondisi kebutuhan hidup, inflasi, dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Batam.

Mereka khawatir, nilai UMK yang mereka tuntut tidak sesuai itu telah diatur untuk kepentingan politik. Sebab tidak susuai dengan rumusan Permenaker 18 tahun 2022.

Ia mengatakan, pengambilan nilai alfa sebesar 0.15 menjadi pertanda bahwa pemerintah tak memihak kepada buruh. Buruh juga mendesak keputusan MA tentang pengupahan diamini oleh Gubernur.

“Kalau seperti ini buruh seperti tak dianggap. Kita juga sudah menang di MA. Tapi tidak ada dampaknya. Seharusnya ada pergerakan UMK juga,” kata dia.

Baca Juga: Alasan Buruh Demonstrasi: UMK Rp4,5 Juta Tak Cukup Hidup di Batam

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Engesti

Pos terkait