Karimun (gokepri.com) – Penyebaran Covid-19 masih terus terjadi. Kendati angkanya tidak terlalu melonjak seperti dua tahun sebelumnya, namun penularan virus ini tetap berlanjut.
Belakangan, muncul subvarian baru dari Covid-19 yang disebut Omicron XBB. Omicron XBB kini menjadi subvarian yang diwaspadai karena penularannya yang disebut lebih cepat dibanding varian lain.
Meski di Karimun saat ini ditemukan 13 kasus Covid-19 terbaru, namun belum bisa dipastikan mereka tertular subvarian Omicron XBB.
Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi mengatakan, salah satu ciri-ciri penderita Covid-19 subvarian Omicron XBB yaitu merasakan sakit-sakit di badan atau tulang yang berlebihan.
“Pasien yang terkena Covid-19 subvarian Omicron XBB ini lebih ke sakit-sakit badan atau sakit-sakit tulang gitu,” ujar Rachmadi, Rabu, 16 September 2022.
Dijelaskan, ciri-ciri lainnya kalau demam masih tetap ada, bahkan batuk pilek juga masih dirasakan, termasuk juga soal penciuman ada yang hilang dan ada masih merasakan.
“Kalau demam tetap ada, batuk pilek juga masih ada. Kalau penciuman kadang ada kadang tidak. Informasi dari pusat, subvarian ini lebih cepat menular, terlebih orang yang vaksinnya belum lengkap,” ungkapnya.
Kata Rachmadi, saat ini pasien aktif Covid-19 di Karimun sebanyak 13 orang.
“Dua orang dirawat di RSBT dan tiga lagi di RSUD Tanjungbatu. Sisanya, dirawat di rumah menjalani isolasi mandiri,” jelasnya.
Hanya saja, pihaknya belum bisa memastikan apakah 13 pasien positif Covid-19 tersebut jenis subvarian Omicron XBB atau bukan.
“Kalau itu belum bisa dipastikan, karena membedakannya juga susah, tapi kami lagi memeriksa,” ungkap Rachmadi.
Penulis: Ilfitra









