Karimun (gokepri.com) – Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi sangat konsen dengan percepatan pengembangan Bandara Raja Haji Abdullah (RHA) Karimun.
Menhub Budi Karya menilai Karimun merupakan wilayah yang sangat menguntungkan karena lintasan (laut) nya sangat banyak.
Pernyataan itu disampaikan Gubernur Kepri Ansar Ahmad ketika melakukan kunjungan kerja ke Karimun belum lama ini.
“Kemaren saya ketemu Kak Menteri Perhubungan lagi di rumahnya, beliau bilang cepat kejar (percepatan pengembangan Bandara Karimun) itu, karena beliau bilang sangat konsen untuk Karimun,” ujar Ansar Ahmad di rumah Dinas Bupati Karimun.
Ansar menyebut, Menhub beberapa kali menyebut terkait Bandara dan juga potensi yang dimiliki Karimun sangat bagus untuk dikembangan.
“Di beberapa tempat dia sampaikan, Karimun jalur yang menguntungkan, lintasannya banyak, maka dari itu haru kita dorong,” tuturnya.
Salah satu upaya percepatan yang dilakukan Pemkab Karimun dan Pemprov Kepri adalah percepatan proses pembebasan lahan run way Bandara RHA.
Upaya terakhir yang dilakukan Pemprov Kepri adalah melakukan transfer dana Rp10 miliar ke Pemkab Karimun untuk pembebasan lahan
bandara.
“Kita sudah transfer uangnya, tim nya sudah dibentuk dan dalam waktu dekat setelah tim appraisal independen selesai menghitung dan menilai, maka kita segera bayar itu sambil menunggu 14 hektar yang masuk kawasan hutan. Saya sudah tandatangan surat persetujuannya,” ungkap Ansar.
Sementara, Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, ada beberapa tahapan pembebasan lahan bandara yang sudah dilakukan Pemkab Karimun.
“Proses hibah sudah selesai, pendataan tanah juga sudah selesai, tinggal proses pembayaran, pembayaran menunggu transfer dari provinsi,” ujar Bupati Karimun Aunur Rafiq.
Aunur Rafiq meyakini dana Rp10 miliar dari Pemprov Kepri tersebut sudah sampai di Karimun pada awal pekan ini.
“Mudah-mudahan dalam bulan ini atau awal pekan ini sudah ditransfer,” pungkasnya.
Penulis: Ilfitra









