Karimun (gokepri.com) – Hujan lebat yang turun di Karimun, Senin, 20 Juni 2022 sejak subuh sekitar pukul 04.30 WIB menyebabkan beberapa ruas jalan di daerah setempat terendam banjir.
Air setinggi lutut orang dewasa bahkan lebih menggenangi jalanan yang berada di daerah dataran rendah.
Salah satu genangan air cukup dalam berada di kawasan Pelipit, Kecamatan Karimun.
Akibatnya, ruas jalan tersebut cukup sulit dilewati kendaraan, khususnya sepeda motor.
Meski sebagian warga nekat menembus jalanan yang banjir tersebut, akibatnya banyak diantara motor warga yang mogok.
Terlebih sepeda motor keluaran terbaru dengan posisi mesin yang lebih rendah.
“Hati-hati melewati jalan Pelipit, banyak sepeda motor warga yang mogok,” ujar Rahman, warga Karimun.
Dia mengimbau warga yang datang dari Poros menuju Tanjungbalai dan sebaliknya agar menghindari jalan di kawasan Pelipit sembari menunggu banjir surut.
“Hindari dulu lewat jalan Pelipit, karena banjir masih terjadi,” sebutnya.
Sebagaimana diketahui, kawasan Pelipit merupakan jalur memotong menuju Poros dan Tanjungbalai Karimun.
Sebenarnya, masih ada jalur lain melewati kawasan Kapling. Namun, jalannya sedikit memutar.
Namun, karena saat ini kawasan Pelipit dilanda banjir maka warga Karimun disarankan untuk melewati lampu merah Kapling.
“Untuk sementara, lewat Kapling dulu biar aman,” pungkas Rahman.
Penulis: Ilfitra









