Pemadaman Listrik di Batam hingga 13 Juni

Jaga Keandalan Pasokan Listrik, PLN Batam Lakukan Pemeliharaan Rutin Pembangkit
Jaga Keandalan Pasokan Listrik, PLN Batam Lakukan Pemeliharaan Rutin Pembangkit

Batam (gokepri.com) – Pemadaman listrik bergilir di Batam akan terus berlanjut. Corporate Secretary bright PLN Batam Hamidi Hamid menyampaikan ada perbaikan gardu di Tanjung Uncang.

“Mesin juga butuh pemeliharaan, makanya ini kami lakukan secara rutin. Tanggal 13 Juni Insyaallah sudah bisa beroperasi dan normal kembali,” kata dia, Selasa 7 Juni 2022.

Ia mengatakan pemeliharaan itu dilakukan lantaran daya yang tumbuh sangat cepat dan pertumbuhan pelanggan semakin meningkat.

“Belum lagi cuaca yang begitu ekstrem yang jadi penyebab. Sekarang, (daya) tumbuh sampai 12 persen. Kalau ada pertumbuhan itu tentunya daya kami terbatas,” kata Hamidi.

Dalam mengantisipasi masalah tersebut, pihaknya sudah membangun 30 MW untuk pembangkit di Baloi, Batam. Selain itu ada juga penambahan daya di pembangkit lain yang ada di Bandar Dunia Madani.

“Dalam antisipasi ini, kita sudah bangun 30 megawatt, sudah COD (Commercial Operation Date) di April kemarin untuk di Baloi. Kemudian Agustus atau September besok itu kita akan COD 25 megawatt lagi. Akhir tahun atau awal tahun 2023, kita akan operasi lagi 50 MW,” katanya.

Menurut dia, langkah ini sangat efektif karena beban PLN yang terbatas. Patokan mereka tentunya dari riset margin yang kini kurang dari 10 persen.

“Pada saat pembangkit besar N-1 mengalami pemeliharaan atau gangguan, kapasitas daya kita pas-pasan. Itulah kita menambah daya kita agar terpenuhi sampai tahun 2025 nanti,” ujar Hamidi.

Kemudian, lanjut dia, Bright PLN Batam juga akan bekerjasama dengan pembangkit yang mempunyai IUPTL untuk memanfaatkan access power. Ditambah lagi dengan akan dioptimalkannya pembangkit-pembangkit atau PLTD di Batam.

Penulis: Engesti

Pos terkait