Nasabah AJB Bumiputera di Batam Terus Menyuarakan Nasib

Nasabah AJB Bumiputera
Para nasabah asuransi AJB Bumiputera 1912 kembali menyampaikan aspirasi terkait pengembalian hak mereka yang belum dipenuhi di Kantor DPRD Batam, Selasa 24 Mei 2022. (Foto: gokepri/Engesti)

Batam (gokepri.com) – Para nasabah asuransi AJB Bumiputera 1912 kembali menyampaikan aspirasi terkait pengembalian hak mereka yang belum dipenuhi di Kantor DPRD Batam, Selasa 24 Mei 2022.

Koordinator Aksi Rolys Panjaitan mengatakan aksi yang dilakukan para nasabah ini lantaran tidak adanya kejelasan pencairan dana yang telah nasabah tabung selama puluhan tahun.

“Kami korban asuransi Bumiputera. Kami berharap DPRD bisa memanggil petugas atau pimpunan OJK dan stakeholder terkait masalah klaim,” kata dia di lokasi.

Pemegang polis itu meminta kebijaksanaan DPRD dan ketegasan OJK selaku regulator untuk melaksanakan tupoksinya. Sebab ada 4 ribu korban nasabah dengan total Rp70 miliar.

“Bumiputera bilang tunggu dari pusat tapi sampai kapan,” kata Rolys.

Dirinya berharap klaim dana nasabah dapat dicairkan segera. Sebab, katanya dana itu untuk kebutuhan sekolah anak mereka.

“Harapan kami, klaim kami secepatnya dibayarkan sampai anak teman kami tidak bisa melanjutkan kuliah. Anak saya bumi asuransinya DKB Rp60 juta. Ada dana pendidikan sebanyak banyak 4 tahun,” katanya.

Fahrizal seorang karyawan swasta harus menelan pil pahit karena uang yang disisihkan untuk tabungan pendidikan kedua anaknya di AJB Bumiputera 1912 kini masih abu-abu.

Ia mengaku dana polis untuk pendidikan anak yang seharusnya cari pada 2018 sampai hari ini belum juga menemukan kejelasan.

“Sia-sia saya menabung kalau seperti ini,” katanya.

Dirinya mengaku sangat kecewa dengan perusahaan asuransi yang katanya bagus itu. Ia menilai kinerja OJK melempem sebab permasalahan ini tak kunjung usai.

Ia mengatakan pihaknya sangat kewalahan untuk membiayai pendidikan anaknya itu.

“Sekarang mana tanggungjawabnya ini sudah bertahun-tahun,” kata dia.

Penulis: Engesti

Pos terkait