Karimun (gokepri.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun terus melakukan percepatan pembangunan Bandara Raja Haji Abdullah (RHA) di Bati, Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing, Karimun.
Salah satu langkah yang dilakukan Pemkab Karimun adalah dengan membentuk Tim Percepatan Pembangunan Bandara Raja Haji Abdullah.
Tim tersebut diketuai oleh Kepala Bandara RHA. Sementara Bupati, Sekda dan Asisten di Pemkab Karimun sebagai penanggungjawab.
Bupati Karimun Aunur Rafiq menyebut, pihaknya telah melakukan berbagai langkah agar upaya itu bisa cepat terealisasi, seperti rapat dengan Gubernur Kepri yang juga Ketua Dewan Kawasan FTZ BBK dengan BP Kawasan Karimun.
Rapat tersebut sekaligus membahas terkait segala bentuk aturan dan regulasi penggunaan anggaran di BP Kawasan untuk pembangunan Bandara RHA.
Kata Rafiq, Gubernur Kepri mensupport surat yang dilayangkan oleh Bupati Karimun kepada Menko tentang dukungan penyelesaian bandara dan dukungan terkait penggunaan anggaran dari BP Kawasan untuk peruntukkan pembangunan bandara.
“Alhamdulillah, provinsi juga sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk pembebasan lahan bandara pada tahun ini,” jelasnya.
Menurutnya, secara teknis sekitar 75 persen dari seluruh matrik persoalan Bandara RHA Karimun sudah dibahas dan hanya beberapa kegiatan yang perlu dukungan kabupaten ke provinsi hingga ke pusat.
“Pak Gubernur mendukung penuh percepatan pembangunan bandara ini agar bisa mendukung sektor ekonomi dan pariwisata di Karimun,” pungkasnya.
Penulis: Ilfitra









