Harga Sembako Mendadak Mahal di Karimun Saat Akhir Tahun

Pedagang di Pasar Puan Maimun, Karimun.

Karimun (gokepri.com) – Harga sejumlah pangan dan kebutuhan dapur mengalami kenaikan menjelang akhir tahun 2021 di Karimun.

Kenaikan harga berbagai komoditi tersebut terjadi seluruh pasar tradisional di Tanjungbalai Karimun.

Kenaikan harga paling melonjak tajam itu terjadi pada minyak goreng dan telur ayam ras.

HBRL

Harga minyak goreng naik dari Rp5.000 sampai Rp 6.000 per liternya.

Sementara, telur ayam ras naik dari Rp400 sampai Rp500 per butirnya.

Untuk telur ayam ras, jika sebelumnya hanya dijual Rp35 ribu per papan, sekarang malah naik menjadi Rp60 ribu per papan.

Bukan hanya harga telur dan minyak goreng, harga ikan pun ikutan merangkak naik.

Hampir semua jenis ikan, mulai dari ikan tawar maupun ikan laut mengalami kenaikan.

Ikan Kembung misalnya, biasanya hanya dijual Rp35 ribu per kilogram, hari ini dijual Rp40 ribu per kilogram.

“Apa-apa yang mau dibeli semuanya mahal. Hanya sayur saja yang tidak naik,” ujar Zubaidah, warga Meral.

“Harga jual minyak goreng naik yang terjadi saat ini, disebabkan tingginya harga CPO (Crude Palm Oil),” ujar Kadis Perindagkop UKM dan ESDM Karimun, Muhammad Yosli, Kamis, 30 Desember 2021.

Yosli menyebut, terkait kenaikan harga bahan pangan itu, pihaknya akan memanggil seluruuh distributor sembako di Karimun.

“Kita akan panggil distributor, besok siang,” tuturnya.

(penulis: Ilfitra)

Pos terkait