Tren Ekspor Karimun Meningkat 30 Persen dari 2020

Kakanwil DJBC Khusus Kepri, Ahmad Rofiq menjelaskan tren ekspor sepanjang 2021.

Karimun (gokepri.com) – Tren ekspor berbagai komoditas asal Karimun mengalami peningkatan hingga 30 persen jika dibanding semester kedua 2020.

Informasi tersebut disampaikan Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepri, Ahmad Rofiq saat pelepasan ekspor gabungan di Moro, Kabupaten Karimun, Kepri.

“Kalau tren ekspor di semester kedua meningkat 30 persen dibanding tahun 2020,” ujar Rofiq.

HBRL

Artinya, gerak ekonomi sudah mulai jalan pada saat pandemi Covid-19 melanda dunia.

“Kami mohon doanya kepada seluruh masyarakat dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan pengusaha agar lebih ditingkatkan lagi,” katanya.

Dia berharap, pada 2022 mendatang ekonomi Kepri khususnya Karimun bisa lebih meningkat lagi.

“Mudah-mudahan Singapura segera dibuka, Malaysia juga dibuka. Kita bisa lebih banyak ekspor kesana,” tuturnya lagi.

Rofiq menjelaskan, ada 4 negara yang menjadi tujuan ekspor komoditas di Kepri ataupun Karimun diantaranya Cina, Filipina, Singapura dan Malaysia.

“Dari empat negara itu, tentu saja Singapura dan Malaysia menjadi target utama komoditas ekspor kita,” ungkap Rofiq.

(penulis: Ilfitra)

Pos terkait