Batam (gokepri.com) – Otoritas Pelabuhan Feri Domestik Telaga Punggur Kota Batam telah mempersiapkan beberapa strategi jelang libur Natal dan Tahun Baru 2022.
Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelabuhan Suherman mengatakan otoritas pelabuhan akan memperketat protokol kesehatan di lingkungan pelabuhan. Hal ini bertujuan untuk menekan penyebaran COVID-19 pada libur Natal dan Tahun Baru.
“Pertama kami akan melakukan kordinasi dengan stakeholder yang ada di pelabuhan. Satu di antaranya penumpang yang ingin berangkat tetap dikondisikan dengan kapasitas yang telah diatur,” katanya di lokasi, Selasa, (14/12).
Beberapa Posko Terpadu juga telah disiapkan untuk memantau penumpang keluar masuk. “Kami juga sudah menyiapkan beberapa petugas untuk mengecek prokes. Beberapa posko juga kami siapkan,” kata Suherman.
Yang menarik, kata dia, pelabuhan Ferry Domestik telaga Punggur mempunyai alat pendeteksi otomatis bagi penumpang yang tidak menggunakan masker. Alat tersebut bisa menegur langsung penumpang yang tidak taat prokes.
“Kami juga sudah menyiapkan alat untuk mendeteksi penumpang yang tidak pakai masker,” katanya.
Terkait pembatasan kapasitas dirinya menyebutkan, masih tetap menggunakan aturan sebelumnya yakin 70 persen dari jumlah kapasitas kapal dengan pembatasan tersistem.
“Masih kita batasi sekitar 70 persen jadi pembatasan itu tersistem. Kita punya alat khusus jadi agen tidak bisa mengeluarkan bording selagi kapasitasnya dibatasi oleh sistem jadi kalau penumpang itu dibatasi 100 ya 100 la,” katanya.
Ia menghimpun agar masyarakat Kepri yang ingin melakukan berpergian menggunakan kapal feri agar selalu menaati peraturan pemerintah terkait protokol kesehatan.
Terminal Feri Telaga Punggur, Batam, adalah pelabuhan domestik dengan lalu lintas penumpang terbanyak di Batam. Sepanjang Januari hingga Oktober 2021, total penumpang datang dan berangkat dari terminal ini mencapai 667.407 orang berdasarkan data BUP Batam.
(Penulis: Engesti)
Baca Juga:









