Batam (gokepri.com) – BMKG memperkirakan pesisir Batam bepotensi terkena rob akibat naiknya permukaan laut. Masyarakat diminta ekstra waspada.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait banjir rob.
Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Suratman mengatakan, ada beberapa lokasi yang berpotensi dilanda banjir rob di Kota Batam. Yakni, pesisir Tanjung Riau, Tanjung uma, Nongsa, dan Batu Merah Batu Ampar.
“Di daerah pesisir yang rentan terjadi banjir rob. Kalau dataran tinggi tidak berpengaruh paling naiknya hanya dua meter,” kata Suratman melalui sambungan telepon, Kamis (9/12).
Dengan adanya fenomena tersebut, masyarakat di sekitar pesisir, bantaran sungai dan daerah yang lebih rendah diimbau tetap waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari Pasang Laut Maksimum, seperti adanya genangan. Masyarakat diingatkan untuk selalu memperhatikan update informasi cuaca dan gelombang dari BMKG.
“Mohon bagi masyarakat yang di pesisir agar waspada. Ditambah gelombang juga tinggi jangan sampai seperti kejadian yang dulu itu kapal sampai tabrak rumah,” katanya
Sementara untuk curah hujan pihaknya menyebut bulan Desember 2021 sampai Januari 2022 puncak intensitas hujan sangat tinggi.







