Disbudpar Batam: Warisan Budaya Harus dijaga dan Dilegitimasi

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata

Batam (gokepri.com) – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata mengatakan, warisan budaya harus dijaga dan dilegitimasi. Jika tidak, maka akan mudah diklaim negara lain atau bahkan hilang dimakan waktu.

“Warisan budaya ini menduduki peran penting. Ini harus dijaga dan dikasih legitimasi,” ungkapnya di Kantor Wali Kota Batam, Selasa 30 November 2021.

Menurutnya, warisan budaya merupakan salah satu aset untuk meningkatkan pariwisata di Kota Batam. Saat ini beberapa negara memiliki warisan sejarah dan sekuat mungkin untuk dilestarikan. Untuk itu, pihaknya terus berupa menjaga, merawat serta mencatat warisan budaya di Kota Batam agar selalu tetap ada.

“Kita terus menjaga dan terus mencatat. Kita akan melaksanakan kenduri seni melayu untuk menjaga warisan itu. Memang pandemi ini kita tidak seperti dulu. Tapi, inilah salah satu sarananya, jadi warisan budaya bisa digelar disini. Tahun ini juga akan kita laksanakan kembali,” katanya.

Ia mengatakan, masyarakat bisa turut andil dalam melestarikan warisan budaya tersebut. Seperti warisan budaya tak benda, masyarakat bisa membantu mencatat agar warisan tersebut tidak hilang dengan berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam..

“Mungkin masyarakat ada tahu, coba didaftarkan dulu nanti baru dikurasi. Jadi catat dulu. Kita sendiri dari Batam sudah banyak kita catat dan beberapa sudah kita daftarkan. Nah ini kita terus presentasikan setiap tahun, kita berharap nanti ada warisan budaya tak benda tingkat dunia,” katanya.

Saat ini, lanjutnya, sudah 60 lebih warisan budaya tak benda yang sudah tercatat. Ia berharap warisan budaya lainnya yang ada di Kota Batam Bisa tercatat dan mempunyai legalitas.

“Warisan budaya tak benda sudah tercatat sebanyak 60 lebih. Tapi, tidak hanya warisan budaya tak benda saja cagar budaya juga kita harus jaga,” katanya. (engesti)

Baca juga: Disbudpar Ajak Masyarakat Daftarkan Warisan Budaya Tak Benda

Pos terkait