Perusahaan Timur Tengah Bakal Investasi Rp7 Triliun di KEK Kesehatan Sekupang

RSBP Batam

Batam (gokepri.com) – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi menyatakan pihaknya terus menyiapkan rencana pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Internasional Sekupang.

Menurutnya, sudah ada sejumlah investor yang tertarik untuk menanamkan modalnya di dalam KEK Kesehatan Internasional Sekupang. Pihaknya mengaku juga sudah menyiapkan lahan untuk tersebut.

“Insya Allah dan mudah-mudahan tidak berubah sudah ada satu perusahaan yang akan masuk. Asal perusahaannya tidak jauh-jauh dari Saudi Arabia,” kata Rudi, Selasa (26/10/2021).

HBRL

Dijelaskan Rudi perusahaan tersebut akan membangun rumah sakit serta kampus khusus kedokteran. BP Batam juga sudah menyiapkan lahan sekitar 20 hektar untuk merealisasikan rencana tersebut.

Sementara untuk nilai investasinya, seluruhnya diperkirakan mencapai Rp7 triliun. Pihaknya berharap hal ini dapat membuka lapangan kerja dan mendorong ekonomi Kota Batam.

“Investasi yang mau masuk lainnya masih menunggu, yang jelas di Kota Batam akan dibangun satu rumah sakit dan kampus kedokteran,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam, Enoh Suharto Pranoto, mengatakan rencana pengembangan KEK Kesehatan di Sekupang, Batam diharapkan, dapat menangkap peluang wisatawan medis.

BP menerima masukan berkaitan model kerja sama yang bisa dikembangkan karena diharapkan Batam, mendapatkan partner internasional. Terutama yang selama ini berobat ke luar negeri. Wisata medis diharap dapat berkembang, tanpa mengganggu pelayanan medis yang ada saat ini.

“Pengembangan KEK Kesehatan ini juga dapat menciptakan ekosistem medis yang mendukung kawasan kesehatan seperti industri farmasi, alat kesehatan dan jasa akomodasi,” kata Enoh.

(ard)

|Baca Juga : Kembangkan Wisata Medis, BP Batam Siapkan KEK Kesehatan Internasional Sekupang

Pos terkait