Batam (gokepri.com) – Kasus Covid-19 di Kota Batam menunjukkan tren penurunan. Dengan turunnya kasus Covid-19, Pemko Batam akan menutup tempat isolasi terpadu yang ada di Asrama Haji, seiring tak adanya warga yang terpapar Covid-19 di sana.
Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyebut, pihaknya masih akan menunggu perkembangan Covid-19 selama tiga sampai empat hari ke depan sebelum akhirnya tempat isolasi terpadu tersebut ditutup.
“Kami akan coba lihat perkembangan dalam tiga sampai empat hari kedepan,” kata Amsakar di Kantor DPRD, Selasa (19/10/2021).
Ia mengatakan, selain tidak adanya warga yang menjalani isolasi Covid-19 di Asrama Haji, para tenaga kesehatan (nakes) juga sudah dikembalikan ke rumah sakit tempat mereka bertugas sebelumnya.
“Nakes sudah tidak bertugas di situ (Asrama Haji). Nakes sudah bertugas di tempatnya masing-masing,” kata Amsakar.
Pria berkacamata itu menyebut, saat ini di Asrama Haji hanya ada petugas satpol PP yang berjaga. Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak lalai dengan turunnya kasus Covid-19. Sebab, sewaktu-waktu kasus Covid-19 bisa melonjak kembali.
“Singapura saat ini sudah masuk gelombang ketiga. Kita berharap Batam ini cukup di gelombang kedua, jangan ada tambah lagi,” katanya. (engesti)
Baca juga: Asrama Haji Disiapkan Sebagai IGD Sementara







