Kendaraan Mati Pajak Dilarang Isi Premium di SPBU Batam, Gustian: Itu Modus Pelangsir

Antrean SPBU
Antrean pengendara di salah satu SPBU di Kota Batam beberapa waktu lalu. (FOTO/gokepri.com/ard)

Batam (gokepri.com) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam akan memperketat kendaraan yang boleh mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Mobil dan motor yang mati pajak bakal dilarang untuk mengisi premium.

“Kami akan membuat aturan bahwa kendaraan yang tidak bayar pajak atau yang pajaknya mati, maka tidak akan dilayani untuk membeli premium di SPBU,” kata Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau, Sabtu (2/10/2021).

Menurut Gustian, kendaraan yang mati pajak banyak disalahgunakan untuk mencari keuntungan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dan merugikan masyarakat banyak. Karena dimanfaatkan untuk melangsir BBM bersubsidi, sehingga stok premium di SPBU cepat kosong.

HBRL

“Salah satu kendaraannya adalah seperti motor Suzuki Thunder dan mobil yang tangkinya dimodifikasi. Ini tidak akan lagi dikasih membeli BBM jenis premium,” ucap Gustian Riau.

Gustian mengungkapkan, para pelaku pelangsir BBM subsidi itu banyak modus yang mereka lakukan. Dan hasilnya kadang dijual sendiri secara eceran dan juga ada yang menjual kepada penampungnya.

“Semua kendaraan yang mengisi BBM jenis premium di SPBU, petugas akan mencatat nopol kendaraannya. Jadi bagi kendaraan yang melakukan pengisian berulang kali dan keliling dari satu SPBU ke SPBU lainnya, maka itu sudah ada dicatatan kami,” ungkapnya.

Sering kosongnya premium di beberapa SPBU ini kerap dikeluhkan masyarakat. Namun tak pernah ada tindakan dari pemerintah dan Pertamina untuk melakukan tindakan.

“Sudah beberapa minggu ini saya tak pernah mendapatkan lagi premium di SPBU langganan. Terpaksa beli pertalite yang harganya lebih mahal,” keluh Fahrizal yang mengaku sering beli BBM di SPBU Seibeduk.

Keluhan yang sama juga diungkapkan masyarakat di sejumlah SPBU lainnya di Batam. Seperti SPBU Sukajadi, SPBU Tembesi, dan SPBU KDA. Bahkan di SPBU samping Kantor Pertamina di Batam Center juga sering kosong.

“Sebelumnya saya sering beli premium di SPBU di samping Kantor Pertamina dan Gedung LAM Batam. Sekarang sudah sulit untuk bisa mengisi premium, setiap datang selalu kosong,” kata Ferdi, warga Legenda Malaka. (wan)

Baca juga: Premium Langka di SPBU, Tapi Eceran Membludak

Pos terkait