Warga Senayang Minta Pasokan Listrik 24 Jam, Ketua DPRD Lingga Tampung Aspirasi

Listrik Senayang Lingga
Ketua DPRD Kabupaten Lingga Ahmad Nasiruddin ketika menampung aspirasi masyarakat senayang Dapil II Lingga, Sabtu (28/8/2021).(foto: istimewa)

Lingga (gokepri) – Pasokan listrik masih menjadi masalah di beberapa lokasi di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau. Masyarakat mengadukan masalah itu dalam reses DPRD.

Ketua DPRD Kabupaten Lingga Ahmad Nasiruddin melakukan kunjungan Reses daerah pilihan (Dapil) II Senayang.

Kunjungan tersebut dalam masa Reses atau menyerap aspirasi masyarakat pada Masa Sidang II Tahun 2021 Dapil II Senayang, yang berlangsung pada Sabtu, (28/8/2021). Reses tersebut dilaksanakan di lapangan voli Desa Mamut.

HBRL

“Kami serap semua aspirasi masyarakat dan mudah-mudahan bisa segera direalisasikan,” ujarnya.

Mengingat terdapat beragam persoalan yang diaspirasikan oleh masyarakat, mulai dari infrastruktur, kesehatan, sosial dan lain sebagainya.

“Saya sebagai bagian dari unsur pimpinan dan pengambil kebijakan, tentu berupaya semaksimal mungkin dalam memenuhi aspirasi dari masyarakat,” terangnya.

Kades Terpilih Desa Mamut Marjono berharap DPRD bisa mendorong kelistrikan di Desa Mamut dan Desa Tanjung Lipat untuk diaktifkan 24 jam.

“Karena hal ini sudah saya sampaikan kepada empat wakil rakyat yang ada di Dapil II Senayang. Semoga aspirasi kami ini bisa ditunaikan oleh para wakil rakyat khususnya perwakilan Dapil II Senayang,” papar dia.

Untuk infrastruktur yang lain, ia mewakili pihak sekolah mohon dibangun rumah guru yang mengajar di SD. Guru di sana banyak yang numpang tinggal di rumah warga dan beli rumah warga.

Menganggapi hal tersebut Ketua DPRD menjelaskan untuk listrik 24 jam sudah diusulkan dengan PLN Provinsi.

Usulan tersebut bukan hanya Desa Mamut dan Desa Tanjung Lipat saja, DPRD mengusulkan langsung untuk listrik 24 jam tersebut akan disambungkan dengan PLN induk yaitu Desa Rejai.

“Insya Allah dengan reses ini, saya akan menyerap semua aspirasi dan masukkan dari masyarakat. Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk memperjuangkan semua aspirasi yang disampaikan masyarakat,” papar dia.

“Saya ingin menyerap aspirasi dari masyarakat, khususnya Dapil II Senayang yang nantinya dapat diteruskan ke tingkat yang lebih tinggi, namun jika masih ada aspirasi yang belum bisa terakomodir mohon untuk bersabar,” ujarnya.

Menurutnya, mengingat saat ini sedang dilanda wabah Covid-19, maka banyak anggaran yang terserap ke penanganan wabah tersebut. Diharapkan program pembangunan yang tertunda di tahun 2021 dapat dilaksanakan di tahun selanjutnya. (Tam)

 

Pos terkait