Batam (gokepri.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil pajak daerah diminta untuk terus memaksimalkan potensi pendapatan.
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan meskipun pandemi Covid-19 belum berakhir pihaknya tetap berupaya memaksimalkan semua potensi untuk meningkatan PAD Kota Batam.
“Kami tentu berharap ada hasil yang lebih baik tentunya dari tahun lalu. Objek pajak dioptimalkan, begitu juga dengan dinas penghasil,” kata Amsakar, Senin (29/3/2021).
Amsakar mengakui bahwa saat ini masih banyak pelaku usaha yang belum pulih akibat dampak Covid-19. Terutama para pelaku usaha di sektor pariwisata.
Kendati demikian, Pemko Batam masih berusaha bagaimana agar kegiatan yang bersifat nasional bisa dipusatkan di Batam. Sehingga diharapkan bisa membantu para pelaku pariwisata di Batam.
“Kita harap BP2RD juga bisa melakukan strategi agar pencapaian pajak lebih maksimal ke depannya,” ujarnya.
Kepala BP2RD Kota Batam, Raja Azmansyah mengatakan capain pendapatan saat ini belum mencapai 20 persen dari yang ditargetkan. Namun, pihaknya mengaku tetap berupaya mendorong PAD secara maksimal.
“Saat ini memang belum ada yang mencapai 20 persen memasuki akhir triwulan pertama ini,” katanya.
Data dari siependa.batam.go.id, saat ini realisasi PAD Batam baru Rp1,432 miliar atau 11,65 persen dari target sebesar 166,889 miliar.
(ard)
|Baca Juga : Januari, Pendapatan Pajak Hotel dan Restoran Lampaui Target









