DPRD Tanjungpinang: Musrenbang Bukan Program Seremonial Belaka

Musrenbang Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kamis 18 Februari 2021.
Musrenbang Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kamis 18 Februari 2021.

Tanjungpinang (gokepri.com) – Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni, mengingatkan bahwa Musrenbang bukan hanya program seremonial belaka. Tetapi merupakan forum penting untuk menampung persoalan-persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

“Musrenbang tidak hanya menghasilkan 100 persen, tapi yang diserap nanti hanya sekitar 20 hingga 25 persen saja. Jadi, usulan yang masuk akan kita kawal sampai dengan musrenbang tingkat kota,” ujarnya.

Yuniarni meminta agar hasil musrenbang dapat dikirimkan dalam satu berkas kepada DPRD Kota Tanjungpinang. Hal ini agar DPRD dapat mengawal dan mengetahui proses usulan, mulai dari hasil kesimpulan di tingkat kelurahan.

HBRL

“Sehingga musrenbang di tingkat kecamatan dan tingkat kota searah dan sesuai dengan harapan seluruh peserta,” ucapnya.

Kegiatan musrenbang tersebut berlangsung di Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kamis (18/2/2021). Hadi dalam kegiatan musrenbang tersebut Asisten I Tamrin Dahlan dan Sekretaris Bapelitbang Muhammad Syukri. Kemudian unsur kepolisian, tokoh masyarakat, RT dan RW di Kecamatan Tanjungpinang Barat.

Camat Tanjungpinang Barat, Yenni Haryantie mengatakan musrenbang yang dilaksanakan setiap tahun di tingkat kecamatan ini adalah satu kegiatan forum yang berbasis masyarakat guna menampung seluruh usulan kebutuhan masyarakat, yang disampaikan oleh masyarakat itu sendiri.

“Tujuannya untuk melakukan evaluasi dalam pembangunan. Baik di tahun sebelumnya maupun untuk tahun 2022 yang nantinya akan menjadi prioritas di tingkat kecamatan,” katanya.

Usulan dari setiap kelurahan, lanjut Yenni, nantinya disusun menjadi program kegiatan sesuai bidangnya. Baik itu infrastruktur, pendidikan, kesehatan, sosial dan budaya. Kemudian hasil musrenbang kecamatan ini dibawa di tingkat kota.

Baca juga: Trans Studio Garden Tanjungpinang Dibangun Bernuansa Melayu

“Program-program yang belum terealisasi di tahun sebelumya tetap kita usulkan kembali. Supaya usulan tersebut dapat diakomodir dan terealisasi ke depan,” pungkasnya. (wan)

Pos terkait