Pemko Batam Wacanakan Bayar Parkir Non Tunai

qris
Ilustrasi QRIS. Foto: Gokepri.com/ard

Batam (gokepri.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Batam berencana akan menerapkan sistem pembayaran non tunai untuk parkir kendaraan. Cara ini diyakini akan dapat mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam, Raja Azmansyah mengatakan pihaknya masih melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam untuk menerapkan hal tersebut.

“Selain itu kita juga koordinasi dengan Bank Indonesia, bagaimana mekanisme agar parkir ini bisa menggunakan non tunai atau QRIS,” kata Azmansyah, Minggu (7/2/2021).

Pihaknya mengaku sudah beberapa kali melakukan rapat bersama dengan bank mitra yang difasilitasi Bank Indonesia. Harapannya tentu bisa diterapkan secepat mungkin, sehingga bisa menambah pendapatan PAD Kota Batam.

“Kalau target secepatnya, kemarin kami sudah dua kali rapat dengan pihak bank,” katanya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi sebelumnya telah memperintahkan jajarannya untuk mendongkrak pendapatan dari sektor parkir. Namun, tidak dengan cara menaikan tarif parkir kendaraan.

”Rencana penyesuaian tarif, saya minta dikaji kembali, di mana kebocorannya. Lebih bagus, mana yang ada itu dioptimalkan,” tegas Rudi.

Dijelaskan Rudi, mengenai kenaikan tarif ini, dirinya telah mengajak Wakil Wali Kota dan Sekretaris Daerah (Sekda) Batam untuk rapat bersama, mencari solusi lain agar bisa mencapai target parkir.

“Intinya, ini akan kita cari bersama solusinya yang terbaik dan tidak memberatkan masyarakat,” katanya.

(ard)

Pos terkait