Generali Stadium, Markas Baru Inter dan AC Milan

Desain arsitektur Generali Stadium, calon markas baru Inter Milan dan AC Milan berkapasitas 71.500 penonton di kawasan San Siro, Milan.
Ilustrasi desain Generali Stadium yang akan menjadi markas baru Inter Milan dan AC Milan. Kedua klub resmi memperkenalkan desain stadion tersebut di Milan, Italia, Kamis (29/10/2026) waktu setempat. Foto: Inter Milan

Inter dan AC Milan memperkenalkan desain stadion baru. Mengubah total kawasan San Siro.

MILAN (gokepri) – Inter Milan dan AC Milan menyiapkan stadion baru berkapasitas 71.500 penonton dengan target beroperasi pada 2031/2032. Proyek ini sekaligus mengubah kawasan San Siro seluas 281.000 meter persegi menjadi pusat olahraga, hiburan, dan aktivitas ekonomi.

Kedua klub memperkenalkan desain stadion bernama Generali Stadium dalam sebuah acara di Castello Sforzesco, Milan, Italia, Kamis (29/10/2026) waktu setempat. Stadion tersebut akan menjadi markas baru dua klub besar Italia itu.

Bagi Inter dan AC Milan, pembangunan ini bukan sekadar pembaruan fasilitas pertandingan. Mereka merancang stadion yang dapat menggerakkan aktivitas ekonomi dan menjadi destinasi masyarakat sepanjang tahun.

“Stadion baru ini dirancang untuk membawa semangat San Siro ke era baru sekaligus menjadi ikon baru bagi Kota Milan,” demikian pernyataan bersama kedua klub yang dikutip dari laman resmi AC Milan, Jumat (30/10/2026).

Baca Juga: Bola Mania, Chelsea vs AC Milan di Jakarta Malam Nanti

Generali Stadium mengusung desain arsitektur karya dua firma internasional, Foster + Partners dan MANICA. Proyek ini melibatkan arsitek Norman Foster dan David Manica.

Bangunan stadion akan memiliki struktur luar berbentuk huruf X dengan atap melengkung ganda. Desain tersebut mengambil inspirasi dari karakter arsitektur Kota Milan, termasuk Katedral Duomo.

Struktur berbentuk X menopang bagian atap stadion. Sementara itu, bentuk lengkung ganda menjadi salah satu ciri utama bangunan.

Meski menghadirkan arsitektur modern, kedua klub ingin mempertahankan atmosfer pertandingan yang selama ini melekat pada San Siro. Karena itu, desain stadion tetap mengutamakan dua tribun suporter di belakang gawang atau curva.

Ads bp batam 2026 baru

Curva Nord akan menjadi tribun pendukung Inter Milan. Adapun Curva Sud menjadi tempat suporter AC Milan.

Kedua tribun tersebut memiliki kemiringan hingga 37 derajat. Desain ini membuat penonton lebih dekat dengan lapangan sekaligus membantu mempertahankan atmosfer pertandingan.

Generali Stadium akan memiliki kapasitas sekitar 71.500 penonton. Dua tingkat tribun mengelilingi lapangan dengan sudut pandang luas dari berbagai posisi tempat duduk.

Selain desain arsitektur, Generali Stadium mengintegrasikan sejumlah teknologi untuk mendukung efisiensi energi dan kenyamanan pengunjung.

Rancangannya mencakup panel surya, sistem ventilasi alami, serta pengaturan akustik. Panel surya mendukung pemanfaatan energi matahari, sedangkan ventilasi alami membantu mengatur sirkulasi udara di dalam bangunan.

Pengaturan akustik juga menjadi bagian penting desain stadion. Teknologi tersebut mendukung kualitas suara selama pertandingan maupun kegiatan hiburan.

Kedua klub tidak hanya merancang stadion untuk pertandingan sepak bola. Generali Stadium juga akan menjadi tempat penyelenggaraan konser, kegiatan olahraga, acara budaya, dan hiburan berskala besar.

Nama Generali Stadium berasal dari kerja sama hak penamaan atau naming rights dengan Generali, perusahaan asuransi dan pengelola aset asal Italia.

Kedua klub menyebut kesepakatan tersebut sebagai salah satu kerja sama hak penamaan stadion terbesar dalam dunia olahraga. Namun, mereka tidak mengungkapkan nilai kontraknya dalam pengumuman resmi.

Pembangunan Generali Stadium menjadi bagian dari rencana pengembangan kawasan San Siro seluas sekitar 281.000 meter persegi. Proyek ini tidak hanya menghadirkan stadion baru, tetapi juga mengubah fungsi kawasan di sekitarnya.

Rencana pengembangan mencakup ruang publik, area hijau, fasilitas rekreasi, dan kawasan komersial. Masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas tersebut sepanjang tahun, termasuk ketika tidak ada pertandingan sepak bola.

Dengan konsep tersebut, kawasan San Siro akan memiliki aktivitas yang lebih beragam. Selain mendatangkan penonton pertandingan, kawasan ini juga menyasar pengunjung konser, wisatawan, dan masyarakat yang ingin menikmati fasilitas rekreasi.

Kedua klub menyebut proyek tersebut sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan Inter Milan dan AC Milan. Pengembangan kawasan juga diharapkan mendukung pertumbuhan budaya, ekonomi, dan tata kota Milan.

“Kami ingin menghadirkan rumah baru bagi generasi suporter sekaligus destinasi yang mendukung perkembangan budaya, ekonomi, dan tata kota Milan,” demikian pernyataan bersama kedua klub.

Generali Stadium Ditargetkan Sambut Piala Eropa 2032

Rencana pembangunan stadion baru ini berawal dari kesepakatan Inter Milan dan AC Milan dengan Pemerintah Kota Milan pada 2025. Kesepakatan tersebut menjadi landasan bagi kedua klub untuk mengembangkan kawasan San Siro.

Kini, Inter dan AC Milan melanjutkan tahapan perencanaan serta perancangan stadion. Kedua klub menargetkan konstruksi mulai pada 2028.

Mereka menargetkan pertandingan pertama di Generali Stadium berlangsung pada musim 2031/2032. Namun, jadwal tersebut masih bergantung pada penyelesaian seluruh proses perizinan.

Kedua klub juga berharap stadion baru itu mendukung penyelenggaraan Piala Eropa 2032. Italia dan Turki akan menjadi tuan rumah bersama turnamen sepak bola antarnegara Eropa tersebut.

Baca Juga: Dominasi Inter Milan, Scudetto Dikunci Lebih Awal

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait