JAKARTA (gokepri.com) – Minum air lemon dipercaya menyehatkan, tapi bagaimana faktanya? Ahli gizi mengungkap manfaat dan risiko yang dapat dirasakan seseorang saat mengonsumsinya setiap hari.
Menambahkan perasan lemon ke dalam segelas air belakangan menjadi tren karena diyakini mendatangkan banyak manfaat kesehatan, mulai dari hidrasi hingga kekebalan tubuh.
Namun, seberapa besar dampak sebenarnya bagi tubuh?
Melansir Real Simple (17/1), ahli gizi sekaligus pendiri Camelback Nutrition & Wellness, Kristen Carli, MS, RD, menjelaskan bahwa manfaat air lemon sebagian besar berasal dari kandungan nutrisi lemon, bukan dari kombinasi keduanya.
“Mencampurkan kedua bahan ini tidak menghasilkan transformasi ajaib apa pun, tetapi rasanya memang menyegarkan,” ujar Carli.
Manfaat paling nyata dari rutin minum air lemon adalah mendorong seseorang minum lebih banyak air, mengingat sekitar 60 persen berat tubuh manusia terdiri dari cairan.
Selain itu, kandungan vitamin C dan antioksidan dalam lemon turut mendukung sistem imun, penyerapan zat besi, produksi kolagen untuk kulit, hingga membantu menurunkan risiko penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit jantung.
Bahkan, penelitian National Institutes of Health mencatat vitamin C juga berperan penting dalam penyembuhan luka dan mencegah kerusakan akibat radikal bebas.
Membuat air lemon di rumah pun mudah. Moon menyarankan mencuci bersih lemon, memarut sedikit kulitnya ke dalam air untuk melepaskan minyak aromatik, kemudian menambahkan perasan air lemon secukupnya agar rasanya lebih segar.
Ahli gizi Maggie Moon, MS, RD, penulis The Mind Diet, menambahkan bahwa asam sitrat dalam air lemon juga dikaitkan dengan perbaikan tekanan darah dan pencegahan batu ginjal, meski buktinya masih berasal dari uji coba berskala kecil.
Konsumsi rutin air lemon turut disebut mampu meredakan nyeri sendi, menyegarkan napas, memperbaiki suasana hati, serta menjadi alternatif sehat pengganti minuman manis.
Meski begitu, tingkat keasaman air lemon berpotensi mengikis email gigi serta memicu gangguan pencernaan atau heartburn bila dikonsumsi berlebihan.
Sebagian orang juga bisa mengalami reaksi alergi terhadap buah sitrus, sementara konsumsi vitamin C secara berlebihan berisiko memicu mual hingga batu ginjal.
Karena itu, para ahli menyarankan penggunaan sedotan serta membatasi porsi konsumsi harian.
Pada akhirnya, air lemon bukan ramuan ajaib, melainkan cara sederhana dan menyegarkan untuk mendukung hidrasi serta asupan nutrisi harian tubuh. *
(sumber: detik.com)








