KARIMUN (gokepri.com) — Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama Bupati Karimun Iskandarsyah menyerahkan bantuan keuangan khusus dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kepri mengucurkan dana sebesar Rp5.663.448.480 untuk akselerasi pembangunan di Kabupaten Karimun.
Penyerahan bantuan sebagai bagian dari momentum penguatan sinergi pembangunan lintas pemerintahan itu, Pemprov Kepri dan Pemkab Karimun telah merajut harapan kemajuan infrastruktur pelayanan publik.
Dari total kucuran dana tersebut, fokus dan komitmen utama diarahkan pada sektor kesehatan. Anggaran dengan porsi terbesar, yakni sebesar Rp2.960.448.480, secara khusus dialokasikan untuk Rehabilitasi RSUD Tanjung Batu Kundur.
Langkah strategis ini menjadi wujud nyata dari harmonisasi visi Gubernur Ansar Ahmad dan Bupati Iskandarsyah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang representatif, modern, dan tanggap darurat bagi masyarakat di Pulau Kundur dan sekitarnya.
Bupati Karimun, Iskandarsyah menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen Pemprov Kepri yang terus hadir menopang pembangunan di Bumi Berazam.
Suntikan dana dari BKAD tersebut juga didistribusikan untuk menggerakkan denyut ekonomi dan infrastruktur di tingkat akar rumput.
Bantuan keuangan khusus ini turut dialokasikan untuk tingkat Kelurahan dengan total anggaran Rp1.215.000.000, serta tingkat Pemerintah Desa sebesar Rp1.488.000.000.
Secara simbolis, penyerahan bantuan tingkat desa ini disalurkan kepada 11 desa yang tersebar di wilayah Pulau Kundur guna menopang kemandirian desa. Rincian penerimanya mencakup:
* Desa Lubuk (Rp 37 Juta)
* Desa Sungai Sebesi (Rp 50 Juta)
* Desa Sungai Ungar (Rp 59 Juta)
* Desa Gemuruh (Rp 49 Juta)
* Desa Kundur (Rp 55 Juta)
* Desa Sawang Laut (Rp 54 Juta)
* Desa Sawang Selatan (Rp 51 Juta)
* Desa Perayun (Rp 39 Juta)
* Desa Sungai Ungar Utara (Rp 36 Juta)
* Desa Tanjung Berlian Barat (Rp 51 Juta)
* Desa Teluk Radang (Rp 38 Juta)
Kehadiran Gubernur Ansar Ahmad di Karimun ini juga membawa gerbong bantuan lintas sektor lainnya, mulai dari dana hibah rumah ibadah dari Biro Kesra, bantuan logistik BPBD, hingga santunan jaminan kematian (JKM) BPJS bagi para pahlawan pangan lokal, yakni petani dan nelayan. Sinergi yang semakin solid ini diharapkan terus mengokohkan pondasi Kabupaten Karimun sebagai wilayah yang berdaya saing, sehat, sejahtera, dan mandiri. (*)







